Kini, Warga Tak Malu Lagi Tinggal di Kawasan Dolly

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan, tidak mudah membangun perekonomian warga eks Dolly pasca-penutupan lokalisasi 2014 lalu.

Kini, Warga Tak Malu Lagi Tinggal di Kawasan Dolly
Kompas.com
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini bersama warga eks lokalisasi Dolly 

TRIBUNJOGJA.COM - Berkembangnya usaha perekonomian warga di eks lokalisasi prostitusi Dolly Surabaya membuat warganya tidak lagi malu menyebut dirinya warga Dolly.

Mereka justru bangga karena produk usaha dari Dolly sudah menyebar dan dikenal di berbagai daerah bahkan ke luar negeri.

"Dulu mungkin orang malu mengakui tempat tinggalnya di Dolly, tapi sekarang saya bangga jadi warga Dolly karena produknya terkenal dan tersebar di mana-mana," kata Atik Triningsih, warga eks lokalisasi Dolly, Senin (20/8/2018).

Atik adalah koordinator Kelompok Usaha Bersama (KUB) Mampu Jaya. Kelompok ini mengembangkan usaha produksi sepatu dan sandal yang memanfaatkan tenaga warga eks lokalisasi Dolly.

Produk sandalnya kini menyebar di hotel-hotel di Surabaya dan sekitarnya.

Kemarin, KUB Mampu Jaya memperoleh bantuan 15 unit mesin jahit dari perusahaan mesin jahit merek Singer.

Bantuan mesin jahit komplit dengan peralatan bahan baku dan layanan perawatannya.

Menurut catatan Kecamatan Sawahan, ada 5 usaha berbentuk KUB di Dolly, yakni produksi sandal dan sepatu, goody bag, sablon, minyak rambut (pomade dan semir), kerajinan tangan, serta lukisan.

"Untuk UKM batik ada empat kelompok UKM, yaitu Jarak Arum, Alpujabar, Canting Surya, dan Warna Ayu," kata Camat Sawahan, Muhammad Yunus.

Setidaknya ada 13 usaha kecil menengah yang bergerak di bidang kuliner, antara lain, olahan bandeng, Jarwo Tempe, kerupuk Sami Jali, Pangsit Hijau, rujak, UKM Puja (telur asin, botok telur asin), UKM Squel (olahan keripik), UKM Vigts (jamu herbal), Gendis (bumbu pecel), UKM Henrik (olahan semanggi dan es puter), dan olahan minuman dari rumput laut.

Halaman
12
Editor: iwanoganapriansyah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved