Kuliner Yogyakarta

Menikmati Gurih Manisnya Ketoprak Cirebon di Kota Yogya

Menikmati Gurih Manisnya Ketoprak Cirebon di Kota Yogya di Jalan DI Panjaitan, Mantrijeron.

Tayang:
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Hari Susmayanti
Tribun Jogja/ Ahmad Syarifudin
Ketoprak Cirebon 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ahmad Syarifudin

TRIBUNJOGJA.COM - Mendengar kata Ketoprak biasanya identik berasal dari Jakarta. Makanan ketupat yang menggunakan bumbu saus kacang ini ternyata ada juga yang berasal dari Cirebon, Jawa Barat.

Kini, makanan ketoprak ini sudah tersebar ke pelbagai daerah. Termasuk di kota Yogya.

Ketoprak Cirebon yang cukup terkenal di kota Yogya berada di Jalan DI Panjaitan nomor 102, Mantrijeron, kota Yogyakarta.

Meski tempatnya sangat sederhana, hanya di pinggiran trotoar jalan, namun karena cita rasanya, Ketoprak Cirebon di tempat ini selalu laris manis dikunjungi para pembeli.

Ketoprak khas Cirebon ini tak jauh berbeda dari ketoprak pada umumnya. Menggunakan ketupat atau lontong yang disiram sambel kacang. Di atasnya ada bihun, tauge rebus, irisan mentimun dan tahu goreng.

Rasa lontongnya kenyal dengan siraman saus kacang yang terasa gurih dan manis di lidah.

Setiap sendoknya terasa nikmat karena semerbak aroma bawang goreng yang menjadi topping di atas bihun.

Ketoprak Cirebon
Ketoprak Cirebon (Tribun Jogja/ Ahmad Syarifudin)

Untuk memperkaya cita rasa makanan, terdapat pula kecap manis yang diguyur di atas makanan. Dan kerupuk sebagai pelengkapnya.

Baca: Teh Dingin Ternyata Lebih Efektif Membakar Kalori

Memakan ketoprak Cirebon di tempat ini terasa begitu istimewa dengan tambahan telor dadar setengah matang. Aroma telor dan gurihnya saus kacang menambah cita rasa.

"Buka warung dari jam 09.00 WIB siang, sampai jam 16.00 WIB," ujar Sugih, pedagang ketoprak Cirebon.

Menyantap gurihnya Ketoprak Cirebon mang Sugih tak perlu merogoh kocek terlalu dalam. Harganya terbilang cukup ekonomis.

Satu porsi Ketoprak biasa tanpa telor, dihargai Rp 10 ribu saja. Jika ingin menambah telor, anda menambah dua ribu rupiah, menjadi Rp 12 rib perporsi.

Sugih mengaku berasal dari daerah Losari, Cirebon. Ia berjualan Ketoprak Cirebon di kota Gudeg, Yogyakarta sudah tujuh tahun, dimulai sejak tahun 2011 silam.

Selain berjualan secara manual, ia juga mengaku kini mulai berjualan dengan memanfaatkan keramahan teknologi.

"Ketoprak Cirebon bisa dipesan lewat aplikasi go-food, gojek," ujar dia, lalu tersenyum. (tribunjogja)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved