Kota Jogja

Jumlah Pemilih Khusus di Kota Yogya Belum Bisa Dihitung

Para pemilih khusus tersebut bisa menggunakan hak pilihnya di TPS Kota Yogyakarta namun ada pembatasan suara.

Jumlah Pemilih Khusus di Kota Yogya Belum Bisa Dihitung
Tribun Jogja/ Suluh Pamungkas
Ilustrasi Pemilu 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) akan diumumkan maksimal pada 21 Agustus 2018 mendatang.

Warga yang belum masuk dalam DPT, misalkan pemilih pemula atau penduduk pendatang, akan dimasukkan dalam pemilih khusus atau menggunakan form A5.

Ketua KPU Kota Yogyakarta, Wawan Budiyanto, belum bisa menyebutkan berapa perkiraan jumlah pendatang yang ada di Kota Yogyakarta.

Hal tersebut dikarenakan sifat dari pemilih tersebut masih sangat dinamis, misalkan saja dari kelompok mahasiswa luar kota.

"Tidak semua mahasiswa yang ada di asrama akan menggunakan hak pilihnya di Kota Yogyakarta. Ini sangat memengaruhi jumlah pemilih khusus pada Pemilu 2019 mendatang," jelasnya, Sabtu (18/8/2018).

Para pemilih khusus tersebut, tambahnya, bisa menggunakan hak pilihnya di TPS Kota Yogyakarta namun ada pembatasan suara.

"Jadi misalkan mahasiswa luar provinsi akan menggunakan hak pilihnya di kota. Maka dia hanya mendapat satu surat suara untuk memilih presiden dan wakil presiden. Sementara untuk DPRD Kabupaten/Kota, DPRD DIY, DPR RI, dan DPD RI, mereka tidak dapat karena beda dapil," ucapnya.

Pemilih khusus tersebut, lanjutnya, akan menggunakan hak pilihnya di TPS setempat.

Namun, surat suara cadangan yang digunakan untuk pemilih khusus tersebut jumlahnya sekitar 2 persen dari total jumlah suara yang ada di TPS tersebut.

Halaman
12
Penulis: kur
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved