Sleman

Bupati Sleman: Pemberian Remisi Telah Sesuai dengan UU

Pemberian remisi tidak diukur dari latar belakang pelanggaran hukumnya, tetapi didasarkan perilaku mereka selama menjalani pidana.

Bupati Sleman: Pemberian Remisi Telah Sesuai dengan UU
IST
Bupati Sleman saat bersalaman dengan para narapidana di Lapas kelas IIB Sleman, Jumat (17/8/2018) 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pemberian remisi tidak diukur dari latar belakang pelanggaran hukumnya, tetapi didasarkan perilaku mereka selama menjalani pidana.

Hal tersebut diungkapkan oleh Bupati Sleman saat membacakan sambutan Menteri Kementerian Hukum dan HAM RI saat penyerahan remisi dalam rangka peringatan HUT RI ke 73 di Lapas Kelas IIB Sleman, Jumat (17/8/2018).

Bupati menerangkan, remisi dapat dipandang sebagai yang penting, yakni sebagai stimulus agar narapidana selalu berkelakuan baik.

"Dalam tataran yang demikian dapat dikatakan bahwa remisi adalah alat untuk memodifikasi perilaku narapidana, karena jika mereka tidak punya perilaku baik maka hak remisi tidak akan diberikan," terangnya.

Baca: Berkat Remisi, Iman Bisa Langsung Bebas

Baca: Tahun Ini, Ahok Dapat Remisi 2 Bulan

Bupati juga menerangkan, jika remisi diberikan terhadap wujud apresiasi perbaikan diri yang tercermin dalam sikap dan perbaikan sehari-hari.

"Perbaikan itu tercermin dari sikap warga binaan saat yang taat saat menjalani pidana, lebih disiplin, produktif dan dinamis. Disini, meskipun secara hukum mereka dirampas kemerdekaannya, namun ini hanya kemerdekaan fisik semata, karena sesungguhnya mereka tetap memiliki kemerdekaan untuk terus berkarya hal ini dibuktikan dengan adanya kegiatan yang dilakukan oleh narapidana," katanya.

Bupati juga menerangkan, jika pemberian remisi telah diatur secara legal formal dalam pasal 14 ayat 1 UU nomor 12 tahun 1995 Tentang Pemasyarakatan. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Siti Umaiyah
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved