MotoGP

Selain Keluhan soal Mesin, Satu Masalah Ini yang Masih 'Menghantui' Yamaha

Valentino Rossi mengapresiasi permohonan maaf yang disampaikan timnya, Movistar Yamaha

Penulis: Fatimah Artayu Fitrazana | Editor: Muhammad Fatoni
https://rtrsports.co.uk
Valentino Rossi dan Maverick Vinales. 

TRIBUNJOGJA.COM - Selain masalah elektronik dan mesin yang dikeluhkan para pembalapnya, Yamaha tampaknya masih menyisakan satu masalah, yang jika tak teratasi, mungkin bisa 'menghantui' mereka hingga musim depan.

Valentino Rossi mengapresiasi permohonan maaf yang disampaikan timnya, Movistar Yamaha, setelah mendapatkan hasil kurang memuaskan di MotoGP Austria.

Valentino Rossi saat menjalani sesi latihan bebas MotoGP Austria di Red Bull Ring, Minggu (10/8/2018).
Valentino Rossi saat menjalani sesi latihan bebas MotoGP Austria di Red Bull Ring, Minggu (10/8/2018). (DOK. MOTOGP)

Dilansir Tribunjogja.com dari laman GridOto, Kamis (16/8/2018), pengamat MotoGP, Carlo Penat menyampaikan selain mesin dan elektronik, Yamaha masih punya sebuah PR besar.

Menurutnya masalah yang masih dialami Yamaha adalah kurangnya kecerdikan para insinyurnya.

Baca: Jadwal dan Link Live Streaming Free Practice MotoGP Inggris di Sirkuit Silverstone

Baca: Frustasi, Pebalap MotoGP Ini Sebut Kendaraanya Sebagai Sampah

Baca: Jadwal Latihan Bebas, Kualifikasi dan Live Race MotoGP Inggris Sirkuit Silverstone di Trans7

"Ini akan menjadi masalah besar, krisis ini bisa berlanjut hingga musim depan dan jarak (dengan pabrikan lain) akan terus bertambah," ungkapnya.

Marc Marquez dan Valentino Rossi bersaing ketat di tikungan.
Marc Marquez dan Valentino Rossi bersaing ketat di tikungan. (AUTOSPORT.COM)

Belajar dari posisi ke-14 di seri Austria

Sebelumnya, masalah elektronik memang cukup sering dikeluhkan Rossi dan rekannya, Maverick Vinales.

Hal ini juga disadari oleh tim Movistar Yamaha.

"Bagiku, sasisnya bagus, tidak hanya masalah elektronik tetapi juga mesinnya," kata Rossi, dikutip Tribunjogja.com dari laman GridOto, Senin (13/8/2018).

'The Doctor' menjelaskan, karakter sirkuit Red Bull Ring yang penuh dengan trek lurus, menjadi ajang adu mesin tiap motor.

Valentino Rossi.
Valentino Rossi. (www.motogp.com)

Menurutnya, jika masalah elektronik saja, hasilnya tidak akan 'sejeblok' ini.

"Kekurangannya adalah kombinasi mesin dan elektroniknya, tapi aku tak bisa katakan berapa presentasenya," akunya.

Baca: Catatan MotoGP Inggris di Sirkuit Silverstone, Pebalap Ini Paling Sering Menang

Baca: Sukses Salip Delapan Pebalap, Rossi Tetap Tidak Puas dengan Hasil MotoGP Austria

Baca: Hasil Lengkap MotoGP Austria 2018 dan Klasemen Sementara, Marquez Masih Kokoh di Pucuk

Namun, di tengah masalah yang sedang dihadapi motornya dan tampak kepayahan memulai balapan dari baris kelima, perjuangan Rossi di MotoGP Austria patut dipuji.

Dia memulai balapan dari posisi ke-14 dan finish di posisi ke-6, jelas bukan perjuangan yang mudah, sekaligus menunjukkan kelas seorang Valentino Rossi.

(Tribun Jogja/ Fatimah Artayu Fitrazana)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved