Sleman

Prambanan Jazz akan Kembali Digelar

Anas menerangkan, konsep dari Prambanan Jazz adalah menghadirkan dua mahakarya, antara Prambanan dan musik.

Prambanan Jazz akan Kembali Digelar
Tribun Jogja/ Wahyu Setiawan
Sesi foto bersama penyelenggara Prambanan Jazz 2018 selepas press conference di Rama Shinta Resto Komplek Candi Prambanan Selasa (6/3/2018). 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Festival Musik Akbar Prambanan Jazz yang setiap tahunnya selalu ditunggu-tunggu akan kembali digelar selama tiga hari berturut-turut pada 17, 18, 19 Agustus 2018 di pelataran Candi Prambanan.

Prambanan Jazz tahun ini, selain lebih banyak menghadirkan musisi Indonesia, juga akan menghadirkan musisi dunia, Diana Krall dan Boyzone.

Anas Syahrul Alimi, Founder Prambanan Jazz sekaligus CEO Rajawali Indonesia Communication selaku promotor Prambanan Jazz Festival mengungkapkan nantinya akan ada dua panggung festival yang siap menguncang penonton.

Baca: WLA Rilis Album di Jazz Mben Senen

“Prambanan Jazz sudah 4 kali. Kali ini yang menarik musisi jazznya lebih banyak, sekitar 60% komposisinya. Yang kedua penampil utamanya memang musisi dunia, ada Diana Krall yang merupakan peraih dua Grammy Awards,” terangnya, Kamis (16/8/2018).

Selain itu, Anas juga mengungkapkan juga akan ada project kolaborasi seperti halnya Indra Lesmana ft Eva Celia, Tompi ft Nadya Fatira, Tohpati ft Sheila Majid, Marcell, Rio Febrian, Father & Son ft Brisia Jodie, dan yang lainnya.

“Akan ada festival show dari sore sampai malam. Yang spesial show mulai jam 9 malam. Kita juga akan ada pasar kangen, seperti tahun kemarin. Ada juga kids area, dimana nanti pengunjung yang membawa anaknya bisa main disana,” terangnya.

Baca: Begini Perjuangan Rajawali untuk Datangkan Dream Theater

Anas menerangkan, konsep dari Prambanan Jazz adalah menghadirkan dua mahakarya, antara Prambanan dan musik.

Baik musik dunia maupun Indonesia.

Oleh karenanya, dia berharap Prambanan Jazz dapat dijadikan alat diplomasi dunia.

“Harapannya Prambanan Jazz bisa jadi alat diplomasi budaya di dunia Internasional, konsepnya ini menghadirkan dua mahakarya,” terangnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Siti Umaiyah
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved