Breaking News:

Ibadah Haji

Jelang Puncak Ibadah Haji, Ini Bocoran Formula 5-5-3 Menurut Kemenag RI

Lima tugas utama pada fase prawukuf adalah mengantisipasi dampak dari terhentinya layanan katering dan bus sholawat.

KOMPASIANA
Ilustrasi Jamaah haji tawaf 

TRIBUNJOGJA.COM - Tinggal beberapa hari lagi, ibadah haji akan mencapai puncaknya.

Dikutip Tribunjogja.com dari kantorurusanhaji.com, menurut Kementerian Agama RI fasa puncak haji dibagi menjadi tiga fase, fase prawukuf, fase wukuf dan fase paskawukuf.

Hal tersebut disampaikan di hadapan 3000 petugas haji pada Malam Konsolidasi Petugas Haji Menjelang Armuzna, Rabu (15/8/2018) malam di Mekkah.

Selain membahas mengenai puncak ibadah haji tahun 2018, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin selaku Amirul Hajj, juga membeberkan formula 5-5-3 yang akan menjadi tugas dan tanggungjawab petugas selama puncak haji.

Lima tugas utama pada fase prawukuf adalah mengantisipasi dampak dari terhentinya layanan katering dan bus sholawat.

“Petugas harus mengantisipasi dampak berhentinya layanan katering dan bus sholawat,” ungkap Saifuddin.

Tiga tugas lain pada fase prawukuf adalah memperhatikan masalah kesehatan menjelang wukuf, mensosialisasikan safari wukuf dan mengintensifkan manasik haji.

Pada hari wukuf, lima tugas dari petugas ibadah haji adalah mengatur keberangkatan jemaah ke Arafah dan memastikan semua jemaah sudah diberangkatkan ke Arafah.

“Tanggal 8 Dzulhijah petugas melakukan sweeping di seluruh pelosok Mekkah untuk meyakinkan tidak ada jemaah yang tidak terangkut ke Arafah,” kata Menag.

Ditambahkan Lukman, petugas harus mematuhi rencana pengaturan pemberangkatan jemaah dari Arafah menuju Mina,

Halaman
12
Penulis: Hanin Fitria
Editor: Muhammad Fatoni
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved