Jawa

Dinas Sosial Kota Magelang Beri Bantuan Kaki Palsu

Bantuan kaki palsu tersebut diharapkan dapat bermanfaat bagi warga penyandang disabilitas tersebut.

Dinas Sosial Kota Magelang Beri Bantuan Kaki Palsu
istimewa
Para penyandang disabilitas menerima bantuan berupa kaki palsu dari Dinsos Kota Magelang, Rabu (15/8/2018). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Dinas Sosial Kota Magelang memberikan bantuan kaki palsu kepada lima orang warga penyandang disabilitas di Kota Magelang, Rabu (15/8/2018).

Bantuan kaki palsu tersebut diharapkan dapat bermanfaat bagi warga penyandang disabilitas tersebut.

Baca: Panwaskab Magelang Jadi Badan Pengawas Pemilu, 5 Anggota Komisioner Dilantik

Kepala Dinsos Kota Magelang, Hardi Siswantono mengatakan, bantuan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian dan komitmen dari Pemerintah Kota Magelang untuk memenuhi hak-hak penyandang disabilitas di Kota Magelang.

"Kegiatan ini juga agenda yang dilaksanakan rutin setiap tahun untuk memperingati HUT RI. Momen ini sangat relevan sebagai perwujudan dan komitmen Pemkot Magelang dalam memenuhi hak-hak penyandang disabilitas," ujar Hardi pada Tribunjogja.com, Rabu (15/8/2018).

Penerima bantuan yakni Haryadi, warga Kiringan, Tidar Utara, Mochammad Asrofi, Warga Kelurahan Kemirirejo, dan Suparman warga Canguk, Kelurahan Rejowinangun Utara.

Kemudian, Dwi Waskito, warga Wates Prontaan, Kelurahan Wates dan Andi Mayudi, warga Jalan Cempaka, Kelurahan Kemirirejo.

Hardi pun berharap bantuan kaki palsu tersebut dapat bermanfaat untuk warga penyandang disabilitas. Mereka diharapkan dapat termotivasi, bersemangat, dan tetap menjalankan fungsi sosial masyarakat, meski dalam keterbatasan.

"Harapannya alat bantu kaki palsu untuk penyandang disabilitas ini bisa melatih kemandirian dan kreavititas mereka dalam berkarya di kesehariannya," ucapnya.

Baca: Bagus-Bagas Diarak Keliling Kota dan Kabupaten Magelang, Ribuan Masyarakat Sambut Gembira

Sementara itu, Penyuluh Sosial Muda, Dinsos Kota Magelang, Dwi Ambar Pratiknyo selain memberikan bantuan kaki palsu kepada penyandang disabilitas, tim juga memberikan pendampingan dan pelatihan kepada warga untuk dapat mempergunakan kaki palsu tersebut.

"Kami masih harus membimbing mereka supaya bisa berjalan seperti orang pada umumnya," pungkasnya.(*)

Penulis: rfk
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved