Gunungkidul

Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul Mengimbau Peternak Jual Ternak yang telah Poel

Selain hewan yang telah mengalami poel perlu juga diperhatikan adalah kesehatan dari hewan yang akan dikurbankan.

Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul Mengimbau Peternak Jual Ternak yang telah Poel
TRIBUNJOGJA.COM / Wisang Seto Pangariwibowo
TPID saat melakukan pemantauan terhadap hewan ternak yang akan digunakan untuk kurban. 

Laporan Calon Reporter Tribunjogja Wisang Seto Pangaribowo

TRIBUNJOGJA.COM,GUNUNGKIDUL - Kepala Seksi (Kasi) Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet), Dinas pertanian dan pangan Kabupaten Gunungkidul, Retno Widiastuti mengimbau kepada para pedagang ternak untuk menjual ternak untuk hari raya kurban yang telah mengalami tanggal gigi susu atau poel.

"Poel adalah kondisi hewan ternak kurban yang telah mengalami pergantian gigi, dari itu kami bisa mengestimasi umur kambing atau sapi," katanya, Rabu (15/8/2018).

Baca: Stok Hewan Kurban di Kulonprogo Mencukupi

Selain hewan yang telah mengalami poel perlu juga diperhatikan adalah kesehatan dari hewan yang akan dikurbankan.

"Kesehatan hewan ternak dapat dilihat dari berbagai aspek, seperti kepala tegap berdiri, mata bening, feses tidak berdarah, air kencing kuning, nafas normal, tidak bermasalah ketika gerak, gusi merah muda, tidak bersuara menahan sakit, gigi tidak gemertak, punggung tidak lurus," terangnya.

Retno mengatakan khusus hewan kurban ada syarat yang perlu dipenuhi yaitu hewan tidak pincang, tidak buta, telinga tidak rusak, kambing atau sapi umur lebih dari dua tahun.

Baca: Diperpautkan Bantul Imbau Warga Tidak Buang Limbah Hewan Kurban ke Sungai

Sebelumnya, Kepala Bagian Analisa Kebijakan Produktivitas, Biro Administrasi Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Setda DIY, Deden Rohanawati mengatakan hingga saat ini belum menemukan hewan kurban yang berpenyakit.

"Saat ini kondisi hewan ternak di Kabupaten Gunungkidul masih aman, belum ditemukan hewan yangbterjanhkit lenyakit," katanya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved