Kulonprogo
Komnas HAM Nilai Pembangunan NYIA di Kulonprogo Miliki Catatan Buruk
Komnas Hak Asasi Manusia Nilai Pembangunan NYIA di Kulonprogo Miliki Catatan Buruk
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Hari Susmayanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Ahmad Syarifudin
TRIBUNJOGJA.COM - Proses pembangunan bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kulon Progo dinilai oleh Komnas HAM RI memiliki catatan buruk.
Komisioner Komnas HAM, Mochammad Choirul Anam mengatakan, catatan buruk pembangunan NYIA tersebut menjadi perhatian khusus oleh pihaknya.
"Catatan yang paling buruk soal Kulonprogo adalah mekanisme kerjanya yang menjadi evaluasi kita semua," kata Choirul kepada tribunjogja.com seusai diskusi bersama Pemkab Bantul di ruang kerja Bupati Bantul, Suharsono, Selasa (14/8/2018).
Bulan Desember silam, Choirul mengaku sudah melihat langsung kondisi warga yang menolak pembangunan NYIA di Temon, Kulon Progo.
Hasilnya, belum ada pembangunan yang signifikan, namun warga penolak bandara diperlakukan tidak layak.
Baca: Diskusi dengan Bupati Bantul, Komnas HAM Nilai Respon Pemda Soal Hak Asasi Manusia Sudah Baik
"Wong itu pembangunannya belum ada kok. Pohon di depan rumah udah ditebangin, tanah di depan rumah dilubangi, begitu-begitu memang persoalan. Oleh karenanya, itu catatan buruk bagi proses (pembangunan NYIA) di Kulonprogo," terang dia.
Saat ini, diakuinya, sejumlah warga penolak pembanguan bandara masih bertahan di satu titik lokasi bangunan yang berdiri di tengah lahan terdampak pembangunan bandara Kulonprogo.
Ia berharap warga yang masih bertahan diperlakukan secara layak dengan mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan.
"Kemarin kita ngobrol dengan pihak Gubernuran, memang sedang mencari jalan agar sampai titik terakhir ini (lokasi warga bertahan) tidak boleh digeser. Jadi ya kalau bangun runway ya bangunlah di titik nolnya dulu," ujar Choirul sambil memperagakan proses pembangunan bandara.
"Pengalaman tebang pohon, bikin lubang, matiin lampu, matiin air, mager (bikin pagar) itu sudah semangatnya bukan semangat kemanusiaan. Jadi itu tidak boleh lagi terjadi untuk yang 19 orang (yang saat ini masih bertahan di lokasi bandara)," imbuh dia. (tribunjogja)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/komnas-ham-nilai-pembangunan-nyia-di-kulon-progo-miliki-catatan-buruk_20180814_143749.jpg)