Olahraga

Laga Pemanasan Berakhir Ricuh, Bek Timnas Malaysia Minta Maaf

Laga Pemanasan Berakhir Ricuh, Bek Timnas Malaysia Minta Maaf Karena Tidak Bisa Meredam Emosi.

Laga Pemanasan Berakhir Ricuh, Bek Timnas Malaysia Minta Maaf
youtube
Timnas U-23 Malaysia terlibat kerusuhan di akhir laga saat melawan Uni Emirat Arab di Stadion Shah Alam, Malaysia pada Jumat (10/8/2018). 

TRIBUNJOGJA.COM - Laga pemanasan antara Timnas U 23 Malaysia dan Timnas U 23 Uni Emerat Arab jelang gelaran Asian Games 2018 berakhir dengan kericuhan.

Laga yang digelar di Stadion Shah Alam, Selangor, Malaysia tersebut berhasil dimenangkan tuan rumah dengan skor 2-0.

Dua gol Malaysia diperoleh dari lesakan Safawi Rasid (27') dan Akhyar Rashid (64').

Insiden kericuhan bermula ketika pemain UEA bernomor punggung delapan, Mohamed Khalfan Al Harasi, terlibat gesekan dengan pemain Malaysia, Adib Zainudin.

Sontak pemain Malaysia tersebut  tersungkur.

Melihat hal itu, dua pemain Malaysia lainnya tersulut lalu mengejar Khalfan.

Hingga akhirnya, beberapa pemain Malaysia dan UEA terlibat kerusuhan.

Meski ada beberapa sosok yang berupaya mengamankan, hal tersebut tak berpengaruh dan kerusuhan malah semakin meluas hingga melibatkan pemain cadangan dan ofisial masing-masing tim.

Kejadian itu pun menyebar dan menjadi pemberitaan serta perbincangan publik.

Usai hal tersebut terjadi dan tersebar, salah satu bek timnas U-23 Malaysia, Irfan Zakaria pun meminta maaf pada publik.

Lewat media sosialnya, Irfan meminta maaf karena para pemain Malaysia tidak dapat mengontrol emosi kala pertandingan tersebut.

Unggahan Irfan Zakaria
Unggahan Irfan Zakaria (instagram.com/irfannzaakria)

 "Maaf Malaysia tak dapat kawal emosi," tulis Irfan.

Terlepas dari insiden itu, Malaysia akan mengawali laga di babak penyisihan grup Asian Games 2018 menghadapi Kirgistan, Rabu (15/8/2018). (*)

Editor: has
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved