Seleb

Hajar Djahanam Kritisi Netizen dalam Single Perdana Mereka

Hajar Djahanam sendiri diusung dari sebuah titel obat kuat yg cukup fenomenal beredar di masyarakat arus bawah yang masih percaya dengan sifat tahayul

Hajar Djahanam Kritisi Netizen dalam Single Perdana Mereka
IST
Hajar Djahanam 

TRIBUNJOGJA.COM - Hajar Djahanam lahir sekitar Juni 2018 lalu, Jibon dan Ivan beberapa kali melakukan sesi latihan dalam kurun satu bulan.

Pada akhirnya mereka sepakat untuk mencari gitaris dan bassist.

Tidak membutuhkan waktu yang lama, akhirnya mereka menemukan Gerry (guitar) dan Bonar (bassist).

Yang akhirnya mereka ikut andil dalam menyelesaikan materi-materi Hajar Djahanam.

"Hajar Djahanam merupakan proyek senang-senang dari para kelas pekerja yang mencoba menyisihkan waktu luangnya untuk menyalurkan bakat energi agar bisa berbagi keresahan atau sekedar kritik menggelitik kepada khalayak tentang fenomena yang terjadi di masyarakat," ujar Jibon, Sabtu (11/8/2018).

Baca: Roket Bakal Rilis Album

Hajar Djahanam sendiri diusung dari sebuah titel obat kuat yg cukup fenomenal beredar di masyarakat arus bawah yang masih percaya dengan sifat tahayul dan terjebak dalam problematika tidak percaya diri.

"Dengan filosofi dari analogi tersebut, apa yang kami karyakan kelak bisa semakin kuat dan tahan lama. Disuguhkan dalam bentuk karya bunyi bising yang diperdengarkan untuk khalayak," tambahnya.

Adapun Genre yang diusung secara garis besar adalah OldSchool Grindcore.

Tapi itu tidak menjadi acuan dan batasan Hajar Djahanam berkarya.

Tema yang diusung dalam penulisan lirik cukup klise selayaknya band musik ekstrim pada umumnya yang cenderung kritis, satir, sarkastis, dengan menggunakan pilihan bahasa yang ringan agar mudah dicerna awam.

Halaman
12
Penulis: nto
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved