Kriminalitas

Resahkan Masyarakat Yogya, 2 Penjual Togel Diamankan Polisi

Merasa resah dengan adanya praktik perjudian jenis togel Hongkong, warga Yogya menangkap dua orang penjual togel.

Resahkan Masyarakat Yogya, 2 Penjual Togel Diamankan Polisi
Tribun Jogja/ Suluh Pamungkas
Ilustrasi Kriminalitas 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Merasa resah dengan adanya praktik perjudian jenis togel Hongkong, warga Yogya menangkap dua orang penjual togel jenis tersebut, Kamis (9/8/2018) malam.

Dua orang penjual itu ditangkap di tempat berbeda dan dari keduanya didapati beberapa barang bukti yang mengarah kepada praktik perjudian khususnya penjualan togel jenis Hongkong.

Saat ini keduanya dalam penanganan Satreskrim Polresta Yonyakarta, dan petugas masih mengembangkan kasus tersebut guna menangkap pengepul dan sang bandar besar.

Baca: Warga Sleman Ini Gadaikan Motor Teman untuk Modal Main Judi Online

Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Sutikno, SIK didampingi Kepala Unit (Kanit) II Satreskrim Polresta Yogyakarta, Iptu Heri Subagya mengatakan, bahwa tadi malam warga menyerahkan dua orang penjual togel Hongkong yang masing-masing bernama Eko Rumaningsih (56), warga Sosromenduran, Gedongtengen dan Triman Suhadi (50), warga Tegalrejo, Kota Yogyakarta.

Lanjutnya, setelah diserahkan saat ini pihaknya tengah melakukan proses penyidikan terhadap kedua penjual togel tersebut.

"Karena meresahkan, keduanya ditangkap tadi malam secara berurutan di rumahnya masing-masing oleh warga. Keduanya juga sudah kami periksa untuk pengembangan selanjutnya," katanya pada Tribunjogja.com, Jumat (10/8/2018).

Lebih lanjut, selain penyerahan tersebut, pihaknya turut mengamankan beberapa barang bukti dari tangan Eko berupa empat lembar kertas rekapan, satu unit smartphone dan uang tunai.

Sedangkan dari tangan Triman, pihaknya menyita barang bukti satu unit smartphone dan uang tunai yang diduga hasil dari penjualan togel jenis Hongkong.

"Untuk ER bisa dikatakan pemain lama karena sudah sekitar 3 tahun jualan togel dan untuk TS dari pengakuannya baru tujuh bulan. Sistem jualan togelnya juga hanya ke orang yang sudah dikenal," ujarnya.

Selain itu, keduanya menjual togel jenis Hongkong karena tergiur akan keuntungan yang didapatkan.

Mengingat penghasilan dari pekerjaannya sehari-hari dirasa kurang.

Mengenai keuntungan yang didapatkan perharinya tidak tentu namun berjumlah ratusan ribu rupiah.

Baca: Polsek Umbulharjo Yogyakarta Bekuk Penjual Judi Hongkong

"Yang jelas kasus ini masih kami kembangkan untuk menangkap pengepul dan bandarnya," katanya.

Berkenaan dengan penangakapan tersebut, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk proaktif ketika mengetahui adanya praktik perjudian khususnya togel di lingkungannya masing-masing.

Nantinya, jika ada masyarakat yang melaporkan akan langsung ditindaklanjuti oleh pihaknya. (*)

Penulis: rid
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved