Travel

5 Hal yang Bisa Dilakukan Saat Berwisata ke Gunung Api Purba Nglanggeran Gunungkidul

Gunung ini terletak di Desa Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul yang berada pada deretan Pegunungan Baturagung.

5 Hal yang Bisa Dilakukan Saat Berwisata ke Gunung Api Purba Nglanggeran Gunungkidul
Dinas Pariwisata Gunungkidul
Gunung Api Purba, Desa Wisata Nglanggeran, Patuk 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Gunung Api Purba Nglanggeran merupakan satu gunung api yang terbentuk sekitar 0,6-70 juta tahun yang lalu atau yang memiliki umur tersier (Oligo-Miosen).

Gunung Api Purba Nglanggeran memiliki batuan yang sangat khas karena didominasi oleh aglomerat dan breksi gunung api.

Gunung ini terletak di Desa Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul yang berada pada deretan Pegunungan Baturagung.

Gunung Api Purba yang juga disebut sebagai Gunung Gedhe merupakan spot wisata yang sangat digemari bagi wisatawan yang memiliki jiwa petualangan.

Untuk menuju puncak Gunung Gedhe, pengunjung harus melewati medan yang terjal dan juga menantang.

Puncak Gunung Api Purba Nglanggeran berada di ketinggian 700 mdpl.

Puncak tersebut menjadi salah satu spot favorit pengunjung untuk menikmati momen sunrise yang sering diburu para pecinta mentari pagi.

Untuk menuju Gunung Api Lurba Nglanggeran, pengunjung rata-rata membutuhkan waktu sekitar 50-60 menit dari pusat kota Yogyakarta.

Selain menikmati momen sunrise, pengunjung juga dapat melakukan beberapa kegiatan lain di Gunung Api Purba Nglanggeran.

Dirangkum Tribunjogja.com berikut 5 hal yang dapat dilakukan saat berwisata di Gunung Api Purba Nglanggeran :

1. Panjat tebing

Bongkahan batu yang menjulang dengan kemiringan dan tingkat kesulitan beragam dapat kita temui di sekitar kawasan wisata tersebut.

Kawasan wisata Gunung Api Purba Nglanggeran pun menyediakan wahana panjat tebing yang dapat dinikmati pengunjungnya.

Tebing Nglanggeran ini merupakan tebing andesit yang terbentuk dari aktivitas gunung api purba yang membentuk bongkahan-bongkahan tebing yang sangat menarik.

Terutama bagi pegian olahraga panjat tebing, tebing Gunung Api Purba menjadi satu lokasi yang sering dijadikan tempat untuk berlatih.

Terdapat beberapa variasi rute pemanjatan di tebing gunung ini mulai dari yang ringan, sedang hingga tinggi untuk pemanjat profesional.

Jalur ‘silvana’ dan jalur ‘nyingnying’ adalah nama jalur yang terdapat di tebing tersebut yang dibuat oleh Majestik-55 serta beberapa jalur lain yang dibuat oleh Komunitas Panjat Tebing Yogyakarta (KPTY).

2. Berkemah

Kemah juga dapat dilakukan di Gunung Api Purba Nglanggeran.

Terdapat dua lokasi berkeman yang dapat digunakan oleh pengunjung.

Lokasi pertama terletak di tengah perjalanan saat menuju puncak gunung.

Pada spot tersebut pengunjung juga dapat menggunakan fasilitas pendopo yang dibangun di sekitar area.

Selain itu akses kamar mandi juga tersedia tak jauh dari tanah lapang tempat berkemah.

Sementara spot berkemah kedua terletak di puncak pertama Gunung Api Purba.

3. Piknik

Jika tak inggin berkemah, pengunjung juga dapat melakukan kegiatan piknik di Gunung Api Purba Nglanggeran.

Lokasi yang dapat dijadikan piknik tak jauh berbeda dengan lokasi berkemah.

4. Outbond

Sama seperti piknik, outbond juga dapat dilakukan di Gunung Api Purba Nglanggeran.

Pengunjung dapat menyiapkan beberapa prainan yang dapat digelar di tanah lapang pada lokasi berkemah.

Namun perlu diingat, permainan yang dilakukan harus memperhatikan faktor keselamatan peserta.

5. Melihat pemandangan

Pemandangan yang disuguhkan oleh Gunung Api Purba Nglanggeran tentu sangat indah.

Terlebih jika pengunjung dapat mencapai puncak, pemandangan kota Yogyakarta dari atas gunung pun akan terasa lebih syahdu.

Jika pagi hari kabut tebal juga akan menyelimuti puncak gunung dan dapat menambah kesan romantis. (*)

Penulis: Hanin Fitria
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved