Kota Jogja

Kelurahan Purwokinanti Budidayakan Tanaman TOGA Jahe Merah

Alasan pemilihanan bibit jahe merah untuk dibudidayakan ini karena tanaman tersebut saat ini sangat dibutuhkan oleh perusahaan jamu.

Kelurahan Purwokinanti Budidayakan Tanaman TOGA Jahe Merah
TRIBUNJOGJA.COM / Noristera Pawestri
Sekertaris Kesi Kelurahan Purwokinanti, Tutik Widarti 

Laporan Reporter Tribun Jogja Noristera Pawestri

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kelurahan Siaga (Kesi) Kelurahan Purwokinanti, Pakualaman, Yogyakarta budayakan gerakan cuci tangan menggunakan sabun melalui program Genthongisasi.

"Kayakanya sepele cuci tangan, tapi ada langkah cuci tangan yang benar dan ingin kita budayakan melalui program Genthongisasi," ujar Sekertaris Kesi Kelurahan Purwokinanti, Tutik Widarti pada Rabu (8/8/2018).

Program Genthongisasi ini dengan meletakan 10 gentong di setiap RW yang ada di Kelurahan Purwokinanti.

Tutik menambahkan, melalui budaya cuci tangan menggunakan sabun ini, ia berharap, anak-anak di Kelurahan Purwokinanti tidak ada lagi yang terkena diare maupun cacingan.

Baca: Budayakan Cuci Tangan Pakai Sabun di Kelurahan Purwokinanti Melalui Program Genthongisasi

"Kita ingin sehatkan mulai anak-anak sampai dewasa melalui gerakan cuci tangan pakai sabun," lanjutnya kepada Tribunjogja.com

Selain mengembangkan Program Genthongisasi, Kelurahan Purwokinanti juga sedang menggalakan Taman TOGA (Tanaman Obat Keluarga) yang ditandai dengan pemberian benih Tanaman TOGA yakni jahe merah oleh GKBRAA Paku Alam untuk dibudidayakan di Kelurahan Purwokinanti.

Tutik menyampaikan, alasan pemilihanan bibit jahe merah untuk dibudidayakan ini karena tanaman tersebut saat ini sangat dibutuhkan oleh perusahaan jamu.

"Kalau kami berhasil mengembagkan jahe merah, masyarakat akan terangkat juga ekonominya," terang dia.

Baca: Benarkah Dry Cleaning Itu Mencuci Tanpa Air? Seperti Ini Proses dan Bahan yang Digunakannya

Selain itu, dalam waktu dekat, Kelurahan Purwokinanti akan mengikuti lomba bidang kesehatan yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta.

Untuk itu, Kelurahan Purwokinanti sedang membudidayakan Taman TOGA dengan mengumpulkan 200 jenis TOGA guna mempersiapkan lomba yang akan dihelat pada September nanti.

Namun sejauh ini, Tutik menambahkan, di kebun Taman TOGA yang ada di RW 09 Pujowinatan, Purwokinanti baru terdapat sekitar 110 jenis tanaman TOGA.

"Kita masih membutuhkan 90 jenis TOGA. Supaya menang itu mengumpulkan 200 TOGA dan juga tahu cara menggunakan dan mengkolaborasikan dengan akupresur," tuturnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Noristera Pawestri
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved