Kota Yogyakarta

40 Warga Binaan Wirogunan Ikut Ambil Bagian Pemecahan Rekor Dunia Senam Poco-poco

40 Warga Binaan Wirogunan Ikut Ambil Bagian Pemecahan Rekor Dunia Senam Poco-poco

40 Warga Binaan Wirogunan Ikut Ambil Bagian Pemecahan Rekor Dunia Senam Poco-poco
Tribun Jogja/ Christi Mahatma Wardhani
Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Perempuan Kelas II B Wirogunan Yogyakarta mengikuti senam Poco Poco untuk memecahkan Guinness World Records dan MURI (5/8/2018) 

TRIBUNJOGJA.COM - Balenggang pata apa, ngana pegoyang pica pica, ngana pepody poco poco.

Itulah sepenggal lirik lagu Poco-Poco, yang sering digunakan untuk senam pagi. Lagu asal Maluku itu pula menggema di Lapas Perempuan Kelas II B Wirogunan, Yogyakarta.

Puluhan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) berbaris rapi. WBP pun mengenakan pakaian yang sama, bertopi merah, kaos biru lengan panjang, celana hitam, dan sepatu olahraga.

Ketika lagu karya Arie Sapulette bergema, puluhan WBP mulai menggerakkan tubuhnya dengan lincah. Serentak WBP melangkah ke kanan ke kiri dan menggerakkan tangan, mengikuti irama.

Sri Mutarini,merupakan salah satu WBP yang bersemangat mengikuti senam Poco Poco. Ia mengaku senang bisa mengikuti senam bersama.

"Seneng sih bisa ikut berpartisipasi memecahkan rekor dunia. Biar bisa hafal gerakan latiahan terus. Kalau latihan ya capek,tetapi karena semangat jadi nggak terasa," kata Sri saat ditemui di Lapas Perempuan kelas II B Wirogunan, Minggu (5/8/2018).

Baca: Dinkes Sleman Ajak Masyarakat Berikan ASI Eksklusif 1000 Hari Pertama Bayi

Perempuan 45 tahun itu ingin melalui senam tersebut bisa mematahkan persepsi masyrakat terhadap WBP. Ia pun berharap masyarakat bisa menerima WBP kembali setelah terbebas dari kurungan.

"Dengan kegiatan-kegiatan seperti itu, kami merasa tidak berkecil hati, karena memiliki jalan hidup dipenjara. Melalui senam ini ingin apa yang dibayangkan masyrakat baik,dan dapat menerima kami dengan baik juga,"tuturnya.

Kepala Lapas Perempuan Kelas II B Wirogunan, Retno Yuni Hardiningsih mengatakan senam juga dilaksanakan di seluruh Indonesia. Ada sekitar 338 Lapas dan 219 rutan yang melaksanakan Senam Poco Poco,yang diikuti sekitar 120 ribu WBP dan petugas.

"Untuk Lapas Perempuan ada 40 WBP dan 32 petugas. Tidak bisa semua ikut karena tempat terbatas. Senam Poco poco ini dilaksanakan untuk memecahkan rekor dunia dan rekor Muri. Jadi dilaksanakan live streaming tadi," kata Retno. (tribunjogja)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved