Olahraga

'The Sultan Criterium 2018', Gali Potensi Bibit Pebalap Sepeda DIY

'The Sultan Criterium 2018', Gali Potensi Bibit Pebalap Sepeda di Daerah Istimewa Yogyakarta.

'The Sultan Criterium 2018', Gali Potensi Bibit Pebalap Sepeda DIY
TRIBUNJOGJA.COM/ HANIF SURYO
Sesi jumpa pers even balap sepeda The Sultan Criterium 2018, Jumat (3/8/2018) 

TRIBUNJOGJA.COM - Pengurus Daerah Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar even balap sepeda nasional terbesar di Yogyakarta 'The Sultan Criterium 2018' di Stadion Sultan Agung, Bantul, 4-5 Agustus 2018.

Mengusung tajuk 'The Race of The Rising Star', Pengda ISSI DIY bertekad mengembangkan potensi sekaligus menggali potensi bibit unggul pebalap sepeda yang ada di DIY dan sekitarnya dan juga Indonesia pada umumnya.

"Kami dari Pengda ISSI DIY berupaya menjaring bibit baru, dan Alhamdullilah kita mendapat suport penuh dari Pemda DIY dan KONI DIY," ujar Ketua Umum Pengda ISSI DIY, Wawan Harmawan, Jumat (3/8/2018).

Lebih lanjut, Wawan mengatakan even balap sepeda yang mempertandingkan berbagai macam kelas mulai dari Push Bike, Fixed Gear dan Roadbike Criterium ini bakal memperebutkan Piala Raja Hamengkubuwono X serta memperebutkan hadiah puluhan juta rupiah.

Animo peserta bukan hanya hadir dari Yogyakarta selaku tuan rumah, namun juga diikuti total 235 peserta, 30 kota dan provinsi seluruh Indonesia, di antaranya Jawa Tengah, Jawa Barat, Banten, DKI, Bali, hingga Sulawesi Selatan.

Baca: Keluarga Korban Pengeroyokan saat Derby DIY, Minta Pertanggungjawaban Panpel PSIM

"Untuk di hari Sabtu (4/8/2018) akan dikhususkan untuk menggelar Kejurda, sementara di hari Minggu (5/8/2018) akan digunakan untuk kejuaraan terbuka. Adapun Kejurda terbagi dalam beberapa kelas mulai dari pra youth, youth, junior hingga elite. Sedangkan untuk open, akan terbagi mulai dari kelas youth, junior, elite, dan master," jelas Wawan.

Bukan hanya fokus menggali potensi pebalap sepeda usia dini, namun even The Sultan Criterium 2018 juga diikuti team balap sepeda continental di antaranya KFC Cycling Team dan PGN Cycling team yang keduanya merupakan langgan kejuaraan balap sepeda internasional.

Even makin menarik dengan bergabungnya beberapa pebalap asal Mongolia yang ingin menjajal ketangguhan atlet-atlet tanah air.

"Para peserta akan berkompetisi untuk menyelesaikan beberapa lap yang harus diselesaika dan akan langsung diawasi sekaligus mendapat penilaian dari commisare nasional yang dikirim langsung oleh Pengurus Besar ISSI. Hal tersebut guna menjaga kualitas perlombaan yang digelar dengan profesional," pungkasnya. (tribunjogja)

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho
Editor: has
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved