Kriminal

Pencuri Burung di Gunungkidul Ini Diringkus saat Berkunjung ke Rumah Janda Kenalannya

Dalam penggrebekan tersebut petugas berhasil mengamankan ECT (29) yang diduga terlibat pencurian burung.

Pencuri Burung di Gunungkidul Ini Diringkus saat Berkunjung ke Rumah Janda Kenalannya
Dok Polsek Semin
Pelaku saat ditangkap jajaran Polsek Semin, Rabu (1/8/2018). 

Laporan Calon Reporter Tribunjogja Wisang Seto Pangaribowo

TRIBUNJOGJA.COM,GUNUNGKIDUL - Seorang warga Dukuh Pakel, Desa Pakel, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen digerebek anggota Polsek Semin Rabu (01/08/2018).

Dalam penggerebekan tersebut petugas berhasil mengamankan ECT (29) yang diduga terlibat pencurian burung.

Kapolsek Semin, AKP Sriyadi melalui Kanit Reskrim, Ipda Mahmet Ali Bahonar mengatakan Polsek Semin mendapatkan laporan dari korban bernama Suratno terkait adanya pencurian burung berjenis kenari dan Jalak Oren pada bulan Juni 2018 lalu.

"Kasus memang terjadi pada bulan juni lalu tetapi korban baru melaporkan pada hari Rabu kemarin, lalu kita mencocokkan informasi korban dengan informasi yang kita peroleh," Kata Mahmet, terangnya, Kamis (2/8/2018).

Baca: Kepergok Curi Burung Murai Milik Anggota Brimob, Warga Kalasan Ini Sempat Dimassa

Pihaknya bergegas melakukan koordinasi dengan babinkamtibmas setelah berhasil memastikan ciri-ciri pelaku petugas lalu melakukan penggrebekkan.

"Kami mendapatkan informasi dari para pedagang burung yang berada di kawasan Kecamatan Semin," imbuhnya.

Petugas melakukan penggrebekkan pelaku di rumah teman wanitanya yang seorang janda di Karangpoh.

"Saat dilakukan penggrebekkan pelaku sempat tidak mengakui perbuatannya, lalu petugas menunjukkan barang bukti yang didapat, akhirnya pelaku tidak dapat mengelak," terangnya.

Baca: Terekam CCTV, 2 Kawanan Pencuri Burung Dibekuk Polisi

Mahmet mengatakan pihaknya mendapatkan informasi bahwa sang pelaku juga beberapa kali melakukan tindak pidana pencurian.

"Kami mendapatkan informasi pelaku juga melakukan pencurian burung Lovebird di daerah Munggur semin," katanya.

Mahmet menambahkan hasil dari pencurian digunakan pelaku untuk berfoya-foya.

"Pelaku sudah berkeluarga. Dimungkinkan uang hasil pencurian ia gunakan untuk konsumsi saat berada di rumah janda tersebut," tuturnya.

Ditegaskan Mahmet, saat ini pelaku masih dalam pemeriksaan petugas.

Sementara, ECT disangkakan pasal 363 KUHP tentang pencurian.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved