Yogyakarta

KONI Kota Yogya Gelar Sayembara Logo dan Maskot Porda DIY 2019

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Yogya menggelar lomba desain kreasi logo dan maskot Pekan Olahraga Daerah (Porda) DIY 2019.

KONI Kota Yogya Gelar Sayembara Logo dan Maskot Porda DIY 2019
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kota Yogya 

TRIBUNJOGJA.COM – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Yogya menggelar lomba desain kreasi logo dan maskot Pekan Olahraga Daerah (Porda) DIY 2019.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari persiapan Porda DIY tahun depan.

Ketua Umum KONI Kota Yogya, Tri Joko Susanto mengatakan sayembara ini digelar secara terbuka untuk umum.

Sehingga masyarakat ikut andil dalam persiapan penyelenggaraan Porda DIY 2019.

Baca: Para-Atlet Cantik Ini Tertantang Lakoni Nomor Baru di Asian Paragames 2018

“Kota Yogyakarta menjadi tuan rumah Porda DIY 2019 yang akan digelar 14 bulan lagi. Bersama dengan Pemkot Yogyakarta, kami ingin menggaungkan semangat meyambut Porda DIY 2019 bersama masyarakat,” ungkapnya pada Tribunjogja.com saat ditemui di Kantor KONI Kota Yogya, Rabu (1/8/2018).

Dengan digelarnya lomba desain logo dan maskot Porda DIY 2019, pihaknya berharap masyarakat bisa ikut menyukseskan pesta olahraga daerah ini.

“Melalui lomba ini, masyarakat ikut terlibat untuk menyukseskan even olahraga ini. Sehingga ketika nanti penyelenggaraannya sukses, ada andil masyarakat di dalamnya,” katanya.

Sementara itu, ketua panitia lomba, Pradopo mengatakan total hadiah yang diberikan mencapai Rp 12 juta untuk masing-masing kategori.

Baca: KONI Kota Yogya Bidik Juara Umum Porda DIY

Pemenang pertama akan mendapatkan hadiah sebesar Rp 6,5 juta, pemenang kedua Rp 3,5 juta, dan pemenang ketiga Rp 2 juta.

“Pendaftaran peserta dibuka mulai tanggal 1 hingga 15 Agustus. Desain logo dan maskot maksimal diterima hingga 31 Agustus, sedangkan pemenang lomba diumumkan pada 14 September di website resmi KONI Kota Yogya,” paparnya.

Terkait kriteria desain, Pradopo menjelaskan logo dan maskot harus merepresentasikan satwa atau flora yang menjadi ciri khas Kota Yogya, yaitu burung tekukur dan pohon timoho.

Dan tentunya memenuhi makna dan filosofi yang melambangkan karakteristik Kota Yogya.

“Peserta tidak dibatasi, yang penting warga negara Indonesia. Namun untuk menggunaan logo dan maskot, merupakan kewenangan KONI dan Pemkot Yogyakarta sebagai tuan rumah,” kata dia. (*)

Penulis: ang
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved