Bantul

Kreatif! Warga Bantul Bikin Dawet dari Daun Pisang

Muryati (46) warga Sidomulyo, Bambanglipuro, Bantul berinovasi cukup kreatif dengan membuat olahan dawet dari daun pisang.

Kreatif! Warga Bantul Bikin Dawet dari Daun Pisang
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Muryati ketika membuka stand Dawet daun pisang dalam acara Bazar yang digelar di Stadion Sultan Agung, Bantul, Selasa (31/7/2018) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ahmad Syarifudin

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL- Dawet pada umumnya adalah minuman berupa buliran cendol yang disantap dengan campuran es parut, gula merah dan santan kelapa.

Dawet umumnya terbuat dari tepung beras ataupun tepung ketan, dengan rasa gurih dan manis.

Sedikit berbeda dengan dawet pada umumnya, Muryati (46) warga Sidomulyo, Bambanglipuro, Bantul berinovasi cukup kreatif dengan membuat olahan dawet dari daun pisang.

Baca: Mbah Pur Senang Pisangnya Seharga Rp 300 Ribu Dibeli Jokowi

Ketika ditemui Tribunjogja.com di sebuah bazar di depan Stadion Sultan Agung, Mur, sapaan akrab Muryati bercerita, awal mula mengolah aneka makanan dari pohon pisang bermula dari tahun 2011 silam.

"Awalnya saya buat keripik pisang. Saya memang suka mengolah makanan berbahan dasar dari pohon pisang. Karena pohon pisang ini kalau dipikir-pikir semua bermanfaat, tidak ada racun, dan bisa tumbuh dimana-mana," ujar Mur, pada Selasa (31/7/2018).

Dari olahan pisang, Ibu dari tiga anak ini mengaku pertama kali membuat sale, keripik bunga jantung pisang, dan buah pisang yang disajikan dalam kemasan.

Berjalannya waktu, Mur kemudian terus berinovasi, hingga akhirnya menginjak tahun 2014, ia mulai memberanikan diri bereksperimen mengembangkan olahan pisang tidak hanya bagian buah.

Namun bunga, bonggol, hingga daun menjadi tepung daun pisang.

"Kalau membuat dawet daun pisang ini saya belajar dari hewan. Ketika saya perhatikan, hewan mengapa memakan daun tidak apa-apa, malah sehat," ungkap dia.

Baca: Hilangkan Bekas Gigitan Nyamuk Pakai Kulit Pisang, Gampang Banget!

Halaman
1234
Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved