Bantul

Harganas ke-25, BKKBN Fokus Tingkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia

Mengatakan sensus demografi dan kesehatan Indonesia tahun 2017 mencatat angka kelahiran wanita Indonesia mengalami penurunan.

Harganas ke-25, BKKBN Fokus Tingkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Deputi bidang Pelatihan dan Pengembangan BKKBN pusat, Prof Muhammad Rizal Damanik memberikan penghargaan kepada Kabupaten Sleman (juara I) Kota Yogyakarta (juara II) dan Bantul (juara III) yang ikut andil dalam peningkatan kualitas keluarga. 

"Serta penguatan 8 fungsi keluarga yakni fungsi Agama, sosial, cinta kasih perlindungan, reproduksi, pendidikan ekonomi dan fungsi lingkungan," jelas dia.

Hari keluarga Nasional ke-25 tahun ini mengangkat tema, Hari keluarga Hari Kita Semua.

Dengan tagline Cinta Keluarga Cinta Terencana.

Menurut Rizal, tema ini memiliki filosofi makna yang mendalam.

Cinta yang tumbuh dan berkembang dari sanubari individu keluarga merupakan buah dari proses yang terencana dan direncanakan.

Hal ini tentu akan mengganti persepsi bahwa keluarga yang dibentuk bukan lahir karena bencana.

Baca: Akhirnya DIY Miliki Perda Ketahanan Keluarga

Dalam puncak peringatan hari keluarga Nasional ke-25 ini juga diberikan berbagai macam penghargaan kepada pemerintah daerah dan kader BKKBN yang dinilai telah ikut andil dalam upaya peningkatan kualitas keluarga.

Dalam kesempatan ini, Gubernur DIY, Sri Sultan HB X yang sambutannya dibacakan oleh Sekda DIY, Gatot Saptadi, mengungkapkan, peringatan Hari Keluarga Nasional merupakan momentum yang tepat untuk meningkatkan kembali keluarga sebagai tempat persemayam putra-putri generasi bangsa.

"Keluarga merupakan pranata sosial pertama dan utama untuk membekali karakter dan kepribadian anak. Keluarga berperan menciptakan kepribadian nilai-nilai luhur bangsa, nilai moral, agama dan keadilan. Semua itu akan berproses di Keluarga," terangnya.

Lebih lanjut Ngarso dalem, menjelaskan bahwa peringatan hari keluarga nasional sangat penting dan strategis, mengingat keluarga merupakan pilar utama semangat membina masa depan.

Pembinaan terhadap keluarga harus ditingkatkan untuk mencegah adanya konflik dan kekerasan serta bullying, baik dibidang sosial ekonomis dan kesehatan menuju ketahanan keluarga Nasional.

"Arti penting keluarga berencana adalah dengan mewujudkan keluarga sehat, sejahtera sehingga menjadi keluarga yang baik dan terencana," ungkapnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved