Yogyakarta

Satu Dasawarsa Museum Sandi : Napak Tilas Sejarah Benteng Informasi RI

BSSN melalui Museum Sandi menggelar Museum Sandi Community Program yang merupakan kegiatan yang menggandeng masyarakat dan berbagai komunitas.

Satu Dasawarsa Museum Sandi : Napak Tilas Sejarah Benteng Informasi RI
istimewa
Kepala BSSN, Djoko Setiadi (kanan) menyerahkan wayang kepada Ki Gebes Taat Sumbogo saat acara puncak satu dasawarsa Museum Sandi, Sabtu (28/7/2018) malam di Museum Sandi Kota Baru. 

Laporan Calon Reporter Tribun Jogja, Yosef Leon Pinsker

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) melalui Museum Sandi menggelar Museum Sandi Community Program (MSCP) yang merupakan kegiatan tahunan dengan menggandeng masyarakat dan berbagai komunitas pada Sabtu (28/7/2018) di Yogyakarta.

Selain untuk menumbuhkembangkan nilai kejuangan dan patriotsme, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan sosialisasi ilmu dan peran persandian dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan bagi generasi muda.

Dengan mengangkat tema 'Satu Dasawarsa Dedikasi Museum Sandi untuk Negeri', kegiatan MSCP ini digelar khusus untuk memperingati sepuluh tahun kelahiran Museum Sandi.

Baca: Dongkrak Kunjungan Wisatawan dengan Ngopi di Museum

MSCP akan digelar dengan rangkaian kegiatan seperti Napak Tilas Rute Gerilya Pejuang Persandian, Talk Show Sejarah Kelahiran Benteng Keamanan Informasi Republik Indonesia di Rumah Sandi Dukuh Kulonprogo dan Pagelaran Seni Wayang Kulit dengan lakon Pandawa Mbangun Pura Kencana di Museum Sandi Kotabaru Yogyakarta.

MSCP dibuka secara resmi oleh Kepala Badan Siber dan Sandi Negara, Dr Djoko Setiadi, MSi, ditandai dengan upacara pelepasan peserta Napak Tilas dari Lapangan Dekso menuju Situs Markas TB Simatupang di Banaran kemudian dilanjutkan dengan Talk Show yang membahas mengenai Sejarah Kelahiran Benteng Keamanan Informasi Republik Indonesia di Rumah Sandi Dukuh Kulonprogo.

Talk Show ini menghadirkan nara sumber yaitu Kepala Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat, YB Susilo Wibowo dan M Asnan selaku Praktisi Sejarah. 

Kegiatan tersebut diikuti oleh Pejabat Struktural BSSN serta tamu undangan dari berbagai komunitas yang telah menjalin kerja sama dengan Museum Sandi.

Sebagai puncak kegiatan sekaligus penutup rangkaian kegiatan MSCP, di Museum Sandi Yogyakarta diselenggarakan Pagelaran Seni Wayang Kulit yang dihadiri oleh Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X.

Baca: Tawarkan Konsep Bidang Sandi, Museum Sandi Yogyakarta Jadi Satu-satunya di Asia

Pagelaran ini sebagai perwujudan rasa syukur atas capaian prestasi yang telah ditorehkan Museum Sandi selama sepuluh tahun mengabdi untuk Indonesia.

Halaman
12
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved