Soccer Style

PSIM Yogya Boyong 18 Penggawa ke Markas Blitar United

Tren tak terkalahkan sepanjang 10 laga terakhir di Liga 2 2018 maupun Piala Indonesia 2018 tentu bertekad dipertahankan Hendika Arga Permana dkk

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Bramasto Adhy
Pemain PSIM Yogya, Hendri Satriadi mencoba melewati hadangan pemain PSS Wirabuana Prayogo pada laga lanjutan Liga 2 2018 di Stadion Sultan Agung Bantul beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJOGJA.COM - Tak ingin larut dalam euforia kemenangan usai menang tipis 1-0 dari sang saudara muda PSS Sleman di laga pekan lalu, PSIM Yogya langusng mengalihkan fokusnya menghadapi laga tandang melawan tim kuda hitam di Wilayah Timur Liga 2 2018, Blitar United, Senin (30/7/2018).

Tren tak terkalahkan sepanjang sepuluh laga terakhir baik di Liga 2 2018 maupun Piala Indonesia 2018 tentu bertekad dipertahankan Hendika Arga Permana dkk demi mendongkak posisi Laskar Mataram.

Beruntung, sang pilar andalan lini belakang, Edo Pratama, yang dilaga kontra PSS Sleman harus absen usai mengalami kecelakaan lalu lintas sudah kembali pulih dan siap turun di laga kontra tim berjuluk The Black Cat.

Baca: PSIM : Ingat Kawan, Renungkan, Ini Hanya Sepak Bola

"Kondisi Edo sudah pulih dan siap kembali dimainkan," ujar pelatih PSIM Yogya, Bona Simanjuntak.

Dalam lawatan kali ini, selain dipastikan sudah dapat diperkuat Edo, 17 nama penggawa lainnya juga turut diboyong minus Candra Lukmana yang tengah menjalani pemulihan dan rencananya akan bertolak ke Blitar, Sabtu (28/7/2018) pagi.

Disinggung mengenai persiapan yang dilakukan timnya jelang laga tandang kali ini, Bona tak menampik bila jeda waktu sangatlah singkat.

Meski demikian, ia berharap kemenangan pekan lalu menjadi pelecut motivasi anak asuhnya untuk meraih hasil maksimal di laga ini.

"Hasil kemarin semoga menjadi modal untuk menambah motivasi pemain di pertandingan kemarin. Kami langsung fokus hadapi Blitar," kata Bona.

Baca: PSIM Pupus Langkah PSS Puncaki Klasemen

Namun Bona mengingatkan pada anak asuhnya untuk tetap fokus lantaran Blitar United bukanlah lawan yang mudah, terlebih bila menilik catatan apik mereka ketika bermain kandang.

Dari lima laga kandang yang dilakoni anak asuh Bonggo Pribadi di kandang, Blitar United belum sekalipun menelan kekalahan dengan menorehkan dua kemenangan, dan tiga laga sisanya berakhir imbang.

Selain itu, tuan rumah dipastikan tampil habis-habisan di laga ini, pasalnya dalam dua laga terakhirnya harus menuai dua kekalahan lawan Semeru FC dan PSS Sleman.

"Mereka (Blitar United) tim yang bagus, kerjasama tim yang juga bagus, dan diisi pemain yang berkualitas. Mereka sama halnya tim Jawa Timur lainnya, bermain cepat dengan karakter permainan keras. Kami tentu berharap pemain bekerja keras disana dan bisa meraih hasil optimal," ungkap mantan pemain PSS Sleman tersebut.

"Ada beberapa evaluasi dari laga terakhir, terutama soal finishing, dan juga ketenangan pemain. Permainan anak-anak kemarin cenderung terburu-buru sehingga banyak serangan tidak efektif dilakukan," pungkasnya.

Baca: Motivasi Tinggi Jadi Kunci Kemenangan PSIM Yogya dalam Derby DIY

Berikut 18 Penggawa yang diboyong PSIM ke markas Blitar United :

1. Ivan Febrianto
2. Ritonga
3. Riskal Susanto
4. Ayub Antoh
5. Edo Pratama
6. Arifin
7. Fandy Edy
8. Nanda Bagus
9. Crah Eka Angger
10. Raymond Tauntu
11. Wawan
12. Hendika Arga Permana
13. Yoga Pratama
14. Fachri Muslim
15. Supriyadi
16. Hendri Satriadi
17. Ismail Haris
18. Arif 'Toeminz' Yulianto

(TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved