Sleman

Disperindag Sleman Sayangkan Pemda DIY Hanya Gelar Operasi Pasar di Kota Yogyakarta

Operasi Pasar tersebut digelar pada Rabu (25/07/2018) guna menstabilkan harga daging ayam.

Disperindag Sleman Sayangkan Pemda DIY Hanya Gelar Operasi Pasar di Kota Yogyakarta
TRIBUNJOGJA.COM / Arfiansyah Panji
Kepala Disperindag Sleman, Tri Endah Yitnani 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman Tri Endah Yitnani menyayangkan tindakan pemerintah DIY yang hanya menggelar operasi pasar di Kota Yogyakarta.

Operasi Pasar tersebut digelar pada Rabu (25/07/2018) guna menstabilkan harga daging ayam.

"Seharusnya, operasi pasar tersebut digelar secara merata di seluruh DIY, termasuk di Sleman," ujar Endah saat dihubungi Tribunjogja.com hari Kamis (26/07/2018).

Baca: Aktivitas Pedagang Mulai Normal, Harga Ayam di Sleman Masih di Atas Rp 41 ribu/Kg

Harga daging ayam di sejumlah pasar tradisional Sleman sendiri diketahui masih tinggi.

Kondisi tersebut terutama terjadi pada daging ayam broiler yang mencapai harga rata-rata Rp 41 ribu/kg.

Sementara itu, Endah sendiri mengakui pihaknya belum memiliki agenda untuk menggelar operasi pasar.

Stok daging ayam pun diusahakan untuk disuplai dari daerah-daerah lain.

"Kita akan memenuhi stok daging ayam dengan menyuplai dari Magelang," ungkap Endah.

Baca: Pedagang Ayam di Pasar Kranggan Keberatan dengan Operasi Pasar

Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun juga menyatakan akan mengupayakan operasi pasar juga berlangsung di Sleman.

Operasi pasar direncanakan akan digelar secara gabungan, dengan melibatkan lembaga konsumen hingga Balai POM.

"Kita pastikan bahwa masyarakat tidak hanya bisa mendapatkan ayam dengan harga sesuai, tetapi juga terjamin kesehatannya," kata Muslimatun saat ditemui di Pemkab Sleman pagi tadi.(*)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved