Techno

Whatsapp Punya Fitur Pendeteksi Tautan Mencurigakan

WhatsApp mulai menguji fitur ' Pendeteksi Tautan Mencurigakan ' di Android versi beta 2.18.204.

Whatsapp Punya Fitur Pendeteksi Tautan Mencurigakan
ist
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - WhatsApp mulai menguji fitur ' Pendeteksi Tautan Mencurigakan ' di Android versi beta 2.18.204.

Namun, pengujian ini terbatas pada sejumlah kecil pengguna beta.

Hingga akhirnya, WhatsApp pun meluncurkan fitur Pendeteksi Tautan Mencurigakan kepada semua pengguna di Android beta mulai versi 2.18.221.

Bersamaan dengan ini, WhatsApp telah menyiapkan halaman FAQ di situs webnya.

Tujuannya adalah untuk menjelaskan cara kerja fitur tersebut.

WhatsApp beta di Android 2.18.221 memiliki kemampuan untuk menandai 'Tautan Mencurigakan' setiap kali ada kontak yang mengirimnya kepada pengguna (pertama kali dilihat oleh WABetaInfo).

Pembaruan ini bertujuan untuk memperingatkan pengguna sebelum membuka tautan yang dikirim kepadanya.

Sebab, bisa saja tautan tersebut dikirim oleh spammer sebagai pesan WhatsApp yang kemungkinan akan membawa pengguna ke situs berbahaya.

Cara kerja fitur Pendeteksi Tautan Mencurigakan yaitu WhatsApp menganalisis tautan setiap kali pengguna menerima pesan untuk memastikan bahwa itu aman.

Apabila WhatsApp menemukan tautan yang mencurigakan dan berpotensi tidak aman, aplikasi milik Facebook ini akan menandai pesan dengan label merah.

Saat pengguna mengklik tautan yang 'tidak aman' tersebut, WhatsApp akan memberikan dua pilihan: tetap membuka tautan tersebut atau kembali lagi.

Tak hanya itu, WhatsApp juga akan memberikan pesan yang bertuliskan "Link ini mengandung karakter tak biasa. Mungkin mencoba tampil sebagai situs lain."

WhatsApp mengaku fiturnya tersebut tak akan mengirim tautan ke server WhatsApp, tapi itu akan secara otomatis melakukan pemeriksaan pada perangkat pengguna.

Sayangnya, Fitur Pendeteksi Tautan Mencurigakan ini tidak tersedia di iOS dan Windows Phone.

Jangan khawatir, sebab WhatsApp akan meluncurkannya di pembaruan mendatang. (*) 

Editor: dik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved