Yogyakarta

Global Qurban Ajak Masyarakat Berkurban untuk Bangsa dan Dunia KTA

Memasuki tahun ke-8 penyelengaraan, tema yang diangkat adalah "Indonesia Berqurban, Bangsa dan Dunia Menikmatinya".

Penulis: Rizki Halim | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Rizki Halim
ACT DIY secara simbolis memberikan bantuan dalam program indonesia berqurban 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Menyusul keberhasilan sebelumnya, pada tahun 2018, Global Qurban - Aksi Cepat Tanggap (ACT) kembali mengajak masyarakat Indonesia untuk bersama meluaskan maslahat kurban.

Memasuki tahun ke-8 penyelengaraan, tema yang diangkat adalah "Indonesia Berqurban, Bangsa dan Dunia Menikmatinya".

Indonesia Berqurban mencerminkan semangat Global Qurban untuk merekatkan kebersamaan masyarakat Indonesia melakui ibadah kurban.

Baca: ACT Kirim Bantuan Pangan dan Medis ke Papua dan Palestina

Tahun lalu, Global Qurban mampu menjangkau 250 Kabupaten/kota di 34 provinsi di Indonesia dan juga 40 negara pra-sejahtera atau yang terpapar krisis kemanusiaan.

Sementara di tahun ini jumlah daerah yang akan dijangkau mengalami peningkatan yakni sebanyak 265 kabupaten/kota se-Indonesia dan 45 negara.

Presiden Global Qurban - ACT, Rini Maryani menjelaskan, target wilayah distribusi mencakup di seluruh pelosok Indonesia.

Sementara untuk wilayah distribusi global, beberapa negara tambahan yang akan ikut didistribusikan adalah Afghanistan, Senegal, Guinea, Tunisia, Mesir dan Maldives.

"Saudara di pelosok negeri kami sapa, pun dengan masyarakat di negara-negara yang terdampak krisis kemanusiaan maupun kemiskinan. Misalnya saja negara di kawasan Timur Tengah, Afrika dan Asia," jelas Rini pada Tribunjogja.com.

Global Qurban juga menggulirkan dua program baru pada momen kurban tahun ini.

Program-program tersebut antara lain Kapal Qurban dan Dapur Qurban.

Dua program tersebut tidak hanya menjadi ikhtiar untuk meluaskan nikmat kurban, namun juga sebagai ikhtiar untuk mempererat persatuan bangsa.

Program Kapal Qurban dimaksudkan untuk dapat mengakomodir hewan kurban dari wilayah yang kaya akan ternak menuju ke wilayah yang kurang ternak.

"Kapal Qurban akan membawa hewan kurban dari Sumbawa ke Jawa . Lalu juga Pulau Seram ke Papua. Jadi persaudaraan itu luas," imbuh Rini.

Sementara Dapur Qurban merupakan program yang disediakan agar masyarakat dapat menikmati santap daging kurban secara kebersamaan di momen Iduladha.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved