Nasional

Gunung Dukono Meletus, Wings Air Batalkan Penerbangan

Lion Air Group membatalkan penerbangannya seiring meletusnya Gunung Dukono di Desa Mamuya, Maluku Utara, Rabu (18/7/2018).

Gunung Dukono Meletus, Wings Air Batalkan Penerbangan
istimewa
Wings Air 

TRIBUNJOGJA.COM - Lion Air Group membatalkan penerbangannya seiring meletusnya Gunung Dukono (Dukono Volcanic Ash), di Desa Mamuya, Kecamatan Galela, Halmahera Utara bagian Utara, Maluku Utara, Rabu (18/7/2018).

Erupsi dan aktivitas Gunung Dukono (Dukono Volcanic Ash), di Desa Mamuya, Kecamatan Galela, Halmahera Utara bagian Utara, Maluku Utara yang meningkat, memaksa Bandar Udara Gamar Malamo, Galela, Halmahera Utara, Maluku Utara (GLX) ditutup.

Baca: Wings Air Buka Penerbangan Menuju Morowali

Hal ini sesuai pengumuman resmi dari otoritas bandar udara (notam) nomor C7666 yaitu operasional bandar udara di Galela ditutup pada 18 Juli 2018 pukul 11.01 WIT hingga 19 Juli 2018 pada 11.00 WIT.

 Akbat penutupan tersebut, sejumlah maskapai membatalkan penerbangannya.

Satu di antaranya Wings Air (kode penerbangan IW) member of Lion Air Group.

"Untuk menjamin keselamatan dan keamanan penerbangan, operasional Wings Air akan menyesuaikan dengan keputusan otoritas bandar udara dan airport dinyatakan aman (safety)," ujar Danang Mandala Prihantoro, Corporate Communicaitons Strategic of Wings Air melalui siaran resmi yang diterima Tribunjogja.com, Rabu (18/7/2018).

Layanan penerbangan Wings Air yang terkena dampak, sebagai berikut:

·         IW 1182 rute Manado – Galela

·         IW 1183 rute Galela – Manado

Sehubungan pembatalan penerbangan hari ini, Wings Air telah menawarkan solusi kepada seluruh pelanggan yang terkena dampak, yaitu penjadwalan ulang keberangkatan di hari berikutnya (reschedule), pengalihan melalui rute lain (reroute) dan melakukan pengembalian dana tiket ke agen (refund back to agent).

Wings Air telah menyampaikan informasi kepada seluruh pelanggan yang terganggu perjalanannya dan selalu memperbarui sesuai perkembangan. 

Baca: Jelajahi Labuan Bajo dan Surabaya Bersama Wings Air

Wings Air bekerja sama sepenuhnya dengan otoritas penerbangan, pengelola bandar udara dan AirNav sebagai pengatur lalu lintas udara setempat.

"Kondisi terganggunya operasional dari akibat gunung meletus termasuk force majeure yaitu keadaan yang terjadi di luar kemampuan sumber daya manusia dan perusahaan," tambahnya.

Wings Air menginformasikan bahwa material abu vulkanik atau volcanic ash dapat merusak pesawat, sehingga membahayakan penerbangan.

Wings Air akan berupaya meminimalisir dampak yang timbul dari kondisi tersebut, agar operasional penerbangan Wings Air lainnya tidak terganggu. (*)

Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved