Jawa

Langgar Kawasan Tertib Lalulintas di Kota Magelang, Petugas Angkut Tiga Sepeda Motor

Petugas gabungan mengamankan tiga sepeda motor yang melanggar aturan lalu lintas di kawasan Jalan Pemuda, Kota Magelang

Langgar Kawasan Tertib Lalulintas di Kota Magelang, Petugas Angkut Tiga Sepeda Motor
IST
Petugas gabungan mengamankan sepeda motor yang parkir sembarangan di Jalan Pemuda, Kota Magelang, Selasa (17/7/2018). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Petugas gabungan mengamankan tiga sepeda motor yang melanggar aturan lalu lintas di kawasan Jalan Pemuda, Kota Magelang saat Operasi Kawasan Tertib Lalulintas (KTL) Selasa (17/7/2018) siang tadi.

"Dua motor itu kami diamankan lantaran parkir di kawasan trotoar Jalan Pemuda sedangkan satu motor lainnya melintas trotoar dan melawan arah," ujar Kepala Seksi Pengendalian Operasional dan Perparkiran, Budiyono, Selasa (17/7/2018) saat Operasi Kawasan Tertib Lalulintas (KTL) di Jalan Pemuda, Kota Magelang.

Budiyono mengatakan, dua sepeda motor milik karyawan di kawasan Jalan Pemuda tersebut dibawa karena parkir di kawasan trotoar (jalur lambat).

Padahal kawasan tersebut hanya diperuntukkan untuk pejalan kaki.

Baca: Dampak Kekeringan Merambah ke Lima Wilayah di Kabupaten Magelang

"Seharusnya mereka memiliki kesadaran untuk parkir di tempatnya, bukan melanggar diatas trotoar. Pelanggaran tersebut tidak hanya membahayakan namun juga melanggar hak pejalan kaki," katanya.

Dua orang karyawan toko yang parkir di trotoar tersebut pun ditegur agar tidak mengulangi perbuatan mereka.

Adapun satu sepeda motor yang ketahuan melawan arah di atas trotoar dan tanpa kelengkapan lampu terpaksa harus ditilang oleh petugas kepolisian.

"Tidak hanya melawan arus dan tanpa dilengkapi lampu depan serta lampu sein belakang, pengendara juga ternyata tidak memiliki SIM C. Akhirnya petugas kepolisian harus menilang pengendara tersebut," terang Budiyono.

Selain pelanggaran di atas, petugas juga menemukan banyak pelanggaran lain.

Diantaranya kendaraan parkir di jalur lambat, parkir diatas zona merah, angkutan desa yang tidak parkir pada tempatnya, sampai pejalan kaki yang menyeberang tidak melalui zebra cross.

Baca: Mahasiswa Untidar Magelang Sulap Limbah Tetes Tebu Jadi Obat Nyamuk Alami

"Pelanggaran kami dapati di beberapa titik di sepanjang rute operasi KTL. Mulai dari Jalan Jendral Sudirman, Jalan Tidar, Jalan Tentara Pelajar, Jalan A. Yani, Jalan Pemuda, dan Jalan Pahlawan," ungkap Budiyono.

Dia pun mengimbau masyarakat untuk lebih meningkatkan kesadaran dan tertib berlalu lintas.

Meski diakuinya jumlah pelanggaran saat ini terus mengalami penurunan.

"Parkir di kantong parkir yang sudah disediakan, jangan di trotoar karena mengganggu pejalan kaki, sepeda, becak, dan lainnya," tandas Budiyono. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: rfk
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved