Bisnis

Ketimpangan Pengeluaran Penduduk DIY Meningkat 0,441

Tingkat ketimpangan DI Yogyakarta pada Maret 2018 sedikit mengalami peningkatan dibandingkan kondisi satu semester yang lalu.

Ketimpangan Pengeluaran Penduduk DIY Meningkat 0,441
istimewa
Kepala Badan Pusat Statistik BPS DIY, Johannes De Britto Priyono 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Victor Mahrizal

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Tingkat ketimpangan DI Yogyakarta pada Maret 2018 sedikit mengalami peningkatan dibandingkan kondisi satu semester yang lalu.

Angka Gini Ratio provinsi ini pada Maret 2018 sebesar 0,441.

Hasil pengolahan Susenas Maret 2018 menunjukkan bahwa tingkat kempangan pengeluaran penduduk DIY  mengalami peningkatan dibandingkan kondisi satu semester yang lalu.

Angka Gini Ratio Maret 2018 provinsi ini tercatat sebesar 0,441 atau meningkat 0,001 poin dibandingkan September 2017.

Pada Maret 2018, angka Gini Ratio di perkotaan adalah 0,442 mengalami penurunan dibanding Gini Ratio September 2017 yang  sebesar  0,447.

Baca: Sekda DIY Anggap Ketimpangan di DIY Disebabkan Oleh Adanya Kesenjangan Desa Dan Kota

Sebaliknya, untuk  daerah perdesaan Gini Ratio Maret 2018 adalah sebesar 0,350 atau mengalami peningkatan dibanding Gini Ratio September 2017 yang besarnya 0,317.

Susenas Maret 2018 menunjukkan bahwa 40% penduduk berpengeluaran terendah di DIY hanya mengkonsumsi sebanyak 14,83% dari total konsumsi yang dilakukan oleh seluruh penduduk DIY.

“Kondisi tersebut menunjukkan adanya sedikit penurunan konsumsi untuk kelompok penduduk 40% terbawah dibandingkan kondisi September 2017. Dengan menggunakan kriteria Ukuran Bank Dunia, ngkat ketimpangan di provinsi ini tergolong dalam kategori “sedang”, kata Kepala BPS Provinsi DIY Johanes De Britto Priyono, Senin (16/7/2018).

Baca: Angka Ketimpangan Tinggi, Parampara Praja DIY : Tak Perlu Panik

Pada periode yang sama, di perkotaan,  penduduk pada kelompok 40% terbawah melakukan pengeluaran sebanyak 14,32%  dari total pengeluaran.

Sementara di daerah perdesaan, besarnya pengeluaran penduduk pada kelompok 40% terbawah tercatat sebesar 19,47%.(tribunjogja.com)

Penulis: vim
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved