Gunungkidul

Inilah Kampung Bakmi Jawa di Gunungkidul

Apabila ada satu keluarga yang memiliki wirausaha menjual bakmi, maka suatu saat nanti akan dilanjutkan oleh anaknya.

Inilah Kampung Bakmi Jawa di Gunungkidul
TRIBUNJOGJA.COM/ Wisang Seto Pangariwibowo
Seorang pegawai bakmi jawa Pak Pur saat memasak bakmi jawa, Senin (16/7/2018). 

Laporan Calon Reporter Tribunjogja Wisang Seto Pangaribowo

TRIBUNJOGJA.COM,GUNUNGKIDUL - Gunungkidul menjadi tempat tujuan wisata tidak terlepas dari kulinernya satu diantara kuliner Gunungkidul yang terkenal adalah bakmi jawa.

Satu desa di Gunungkidul yang terkenal dengan bakmi jawa adalah desa Piyaman hingga dijuluki oleh masyarakat sekitar sebagai kampung bakmi jawa.

Di sepanjang jalan di desa Piyaman banyak penjual bakmi jawa.

Karena banyaknya penjual bakmi jawa, pada 2014 dibentuk paguyuban penjual bakmi jawa yang saat ini diketahui oleh Pur Sukiran(68).

Sebagai ketua paguyuban ia berjualan di Wonosari, dengan dua gerobak di depan warung bakmi yang sederhana.

Baca: Warung Bakmi Jawa Ini Persilahkan Pengunjung Protes Jika Tidak Pakai Ayam Kampung

Ia mengatakan dalam satu hari ia mampu menghabiskan 7-8 ayam kampung.

Warung bakminya buka dari pukul 5 hingga 12 malam.

Jika kurang dari jam 24.00 sudah habis ia akan tetap memasak bakmi jawa pesanan pelanggannya.

"Jika jam 22.00 sudah habis tetap akan dilayani karena stok bahan ada di warung, batu jam 24.00 akan ditutup," jelasnya saat ditemui Tribunjogja.com, Senin (16/7/2018).

Halaman
123
Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved