Kolektor Jersey

Dua Puluh Tahun Berburu, Dimas Miliki Koleksi 500 Jersey Pemain Sepakbola

Dua Puluh Tahun Berburu, Dimas Miliki Koleksi 500 Jersey Pemain Sepakbola Tanah Air

Tayang:
Penulis: Amalia Nurul F | Editor: Hari Susmayanti
Tribun Jogja/ Amalia Nurul Fathonaty
Dimas menunjukkan koleksi jersey yang dikumpulkannya selama hampir 20 tahun 

TRIBUNJOGJA.COM - Berawal dari kegemarannya menonton pertandingan sepakbola saat masih remaja, perlahan membawa Dimas Hardyanto pada hobi barunya.

Mengoleksi jersey atau seragam pemain sepakbola ini menjadi hal yang seru dilakukan bagi Dimas.

Hingga saat ini, kurang lebih 500 jersey para pemain dari tim-tim sepakbola Indonesia memenuhi lemari dan sudut di rumah Dimas. Semua ia kumpulkan sejak 20 tahun silam.

"Dulu saya suka ngobrol sama pemain kalau habis mereka latihan. Aksesnya mudah, kekeluargaan," ujar Dimas saat ditemui di rumahnya di kawasan Pogung, Sleman belum lama ini.

Dirinya mengisahkan saat pertama kali ia mendapat jersey dari seorang pemain.

"Waktu itu iseng minta ke pemain. Pas Persebaya tanding ke Yogja lawan PSIM kalau nggak salah, saya minta ke Hartono pemain belakang Persebaya waktu itu," tuturnya. "Iseng bilang, Cak, minta jersey, Cak. Ya wis datang aja ke hotel, kata dia," sambungnya.

Baca: PSIM Yogya Unggul Sementara dari Persiwa Wamena di Babak Pertama

Saat itu ia belum memiliki niatan untuk mengoleksi jersey pemain.

Ia juga mengaku sempat membeli jersey di toko-toko olahraga.

"Ada beberapa toko yang jual jersey Liga Indonesia. Ada jersey Persib, Persebaya, Persija. Saya beli yang Persebaya karena sebelumnya udah punya yang Persebaya," ungkapnya.

Namun Dimas merasa kurang greget saat ia mendapatkan jersey hasil membeli dari toko.

"Kok lebih greget kalau dapat dari pemain langsung. Dari situ pelan-pelan koleksi," jelasnya.

Setelahnya, Dimas pun melakukan berbagai cara mulai dari mengantar pemain mencari sepatu, hingga mendekati penjual angkringan untuk mendapatkan jersey.

"Nggak semuanya berhasil. Waktu itu juga sempat istilahnya mbribik tukang angkringan di Mandala Krida buat dapat jersey. Tukang parkir tempat fitness di sana juga sempat saya bribik," kenangnya.

Jalan Dimas semakin terbuka tatkala ia menjadi pengurus website suporter dan menjadi kontibutor sepakbola.

Silaturahmi dengan pemain dan orang-orang yang terlibat dalam sepakbola pun terbuka lebar.

"Dari situ jadi kenal pemain, mantan pemain dan lain-lain," ucapnya.

Memasuki era digital antara 2008-2009, Dimas pun juga bergabung pada sebuah forum di internet. "Ada forum di internet namanya Jersey Forum Nation. Dari situ dapat koneksi, transaksi jual beli, barter juga semakin terbuka," paparnya. (tribunjogja)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved