Kelas Edukasi Menyusui

Wanita Perlu Tahu Aturan Menyusui, Sleman Peduli ASI Beri Kelas Edukasi Menyusui

Wanita Perlu Tahu Aturan Menyusui, Sleman Peduli ASI Beri Kelas Edukasi Menyusui

Wanita Perlu Tahu Aturan Menyusui, Sleman Peduli ASI Beri Kelas Edukasi Menyusui
Ist
Peserta Kelas Edukasi (KE) Menyusui oleh Sleman Peduli ASI di Domestik Coffee and Eatery Sleman, Minggu (8/7/2018). 

Laporan Reporter Tribun Jogja Wahyu Setiawan Nugroho

TRIBUNJOGJA.COM - Sleman Peduli ASI (SPA) menggelar Kelas Edukasi (KE) Menyusui, di Domestik Coffee & Eatery, Jl Kabupaten No 89, Kwarasan, Sleman, Minggu (8/7/2018).

Disampaikan dalam kelas tersebut, beberapa peraturan perundang-undangan seputar menyusui.

Materi tersebut diharapkan mampu memberi edukasi tentang aturan menyoal menyusui kepada peserta pelatihan di kelas tersebut.

Salah satu konselor laktasi SPA, Ken Rukhma Pramesi, menjelaskan poin-poin aturan-aturan menyusui yang dikeluarkan pemerintah sebagai bentuk dukungan pemberian ASI.

Hal ini dirasa perlu lantaran para wanita perlu mengetahui aturan-aturan menyusui sehingga diharapkan seorang ibu dapat maksimal dalam menyusui bayinya.

"Penjelasan lainnya yakni tentang ASI kapanpun dan di manapun, menyusui di tempat umum, pantau pemberian ASI di lingkungan serta memilih fakes dan nakes yang mendukung sepuluh LMKM," papar Ken.

Baca: Momen Lucu Ini Terjadi Saat Jokowi Olahraga Bareng Jan Ethes di Akhir Pekan

Ken menyampaikan salah satu aturan itu yakni Pasal 37 PP No 33 tahun 2012. Ada 20 penjelasan dalam pasal itu.

Yaitu, Hak untuk inisiasi menyusu dini (IMD), hak untuk ASI Eksklusif, Hak untuk rawat gabung, melaporkan pelanggaran kode WHO, ruang menyusui di tempat kerja.

Koordinator SPA, Sunti Melati, berharap dengan diselenggarakan Kelas Edukasi Menyusui diharapkan dapat memberikan informasi yang relevan tentang ASI dan menyusui kepada ibu hamil, ibu menyusui, keluarga,dan masyarakat.

"Sebab, keberhasilan menyusui membutuhkan dukungan dari semua pihak," imbuh Sunti.

KE Menyusui itu tidak hanya diikuti ibu hamil atau ibu menyusui. Dapat turut serta dalam kelas yakni suami, eyang yang peduli ASI juga turut hadir.

Sunti yang juga merupakan konselor laktasi itu menyampaikan materi tentang tatalaksana inisiasi menyusu dini, hari-hari pertama kelahiran bayi dan kunci keberhasilan menyusui, manfaat menyusui dan risiko formula, mengenal anatomi payudara, posisi dan pelekatan menyusui yang efektif. (tribunjogja)

Penulis: Wahyu Setiawan Nugroho
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved