Parkir Liar Jalan Pasar Kembang

Sempat Steril, Jalan Pasar Kembang Jadi Parkir Liar Lagi

Sempat Steril, Jalan Pasar Kembang Jadi Parkir Liar Lagi. Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta Akan Gelar Razia Parkir Liar.

Sempat Steril, Jalan Pasar Kembang Jadi Parkir Liar Lagi
Tribun Jogja/ Bramasto Adhy
Sejumlah warga melintasi kendaraan yang diparkir di area dilarang parkir di Jalan Pasar Kembang, Yogyakarta, Minggu (8/7/2018). Kesadaran diri yang rendah seperti memarkir kendaraan di area terlarang tersebut berdampak buruk bagi kepentingan bersama seperti dapat menyebabkan kemacetan lalu lintas jalan. 

Laporan Calon Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM - Sempat steril dari kendaraan bermotor, Jalan Pasar Kembang Yogyakarta kembali jadi lokasi parkir liar.

Kepala Bidang Angkutan Jalan Pengendalian Operasional dan Keselamatan Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta, Sugeng Sanyoto mengatakan pihaknya sudah berupaya untuk mencegah parkir liar di kawasan tersebut.

"Ya kami kan sudah berupaya. Kami pasang rafia biar nggak parkir. Kami sudah pasang barier, sudah ada rambunya dilarang parkir. Kami sudah lakukan penertiban. Kami sudah lakukan berbagai upaya," kata Sugeng kepada Tribunjogja.com, Minggu (8/6/2018).

Ia melanjutkan, pihaknya saat ini masih melakukan sosialisasi terkait larangan parkir.

Baca: Minggu Sore, Arus Lalu Lintas Sekitar Malioboro Padat

Setelah sosialisasi ia akan melakukan penindakan, rencananya minggu depan.

"Kami kan sedang melakukan sosialisasi 30 hari. Sosialisasi itu untuk mendorong masyarakat supaya parkir di tempat yang disediakan, di TKP ABA misalnya. Nanti kalau sudah kami akan langsung penindakan, minggu depan setelah tanggal 8," lanjutnya.

Dalam penindakan tersebut, ada dua target yang menjadi sasarannya, yaitu kendaraan yang parkir dan juga juru parkir liar. Menurutnya pintu gerbang dekat reservasi kereta memicu parkir liar.

"Nanti kami akan lakukan operasi gabungan, dengan satpol PP dan kepolisian juga. Kalau yang kendaraan kami tilang, kalau jukir kami tipiring. Ya pintu reservasi lebih baik ditutup saja," ungkapnya.

Ia pun meminta masyarakat untuk tidak parkir sembarangan dan mematuhi rambu-rambu yang sudah ada. (tribunjogja)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved