Pendidikan

Tiga Sekolah Berlomba Untuk Wakili DIY di Ajang Nasional

Tiga Sekolah Berlomba Untuk Wakili DIY di Ajang Lomba Cerdas Cermat kebudayaan dan Permuseuman Tingkat Nasional

Tiga Sekolah Berlomba Untuk Wakili DIY di Ajang Nasional
Tribun Jogja/ Noristera Pawestri
Babak final lomba cerdas cermat kebudayaan dan permuseuman tingkat SMP se-DIY yang digelar di Aula Sasana Krida Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY,Kamis (5/7/2018). 

Laporan Reporter Tribun Jogja Noristera Pawestri

TRIBUNJOGJA.COM - Sebanyak 15 sekolah tingkat SMP se-DIY ikuti lomba cerdas cermat kebudayaan dan pariwisata di Aula Sasana Krida Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY pada 4-5 Juli.

Kasi Pembinaan dan Edukasi Bidang Permuseuman Dinas Kebudayaan DIY, Wismarini menjelaskan, sebelum bertanding di tingkat propinsi, sebanyak 15 sekolah tersebut merupakan juara 1,2 dan 3 yang telah diseleksi di tingkat kabupaten maupun kota.

"Kita sudah mendapatkan masing-masing juara 1,2,3 tingkat kabupaten dan kota sebelum lomba di propinsi, mereka sudah diseleksi tingkat di kabupaten kota dulu. Nah juaranya itu yang bertanding di propinsi," ujarnya pada Kamis (5/7/2018)

Dari 15 sekolah tersebut, dijaring menjadi 3 finalis yakni SMPN 1 Pundong, SMPN 5 Yogyakarta dan SMP Pangudi Luhur 1 Kalibawang, yang nantinya dari ketiga finalis tersebut akan terpilih menjadi wakil DIY di tingkat nasional.

Selain itu, ketiga finalis akan memperebutkan hadiah uang pembinaan dan tropy dari Dinas kebudayaan, serta juara 1 berhak memboyong piala bergilir "Barahmusmart" dari Badan Musyawarah Musea DIY

"Nah ini kita mendapatkan tiga finalis dan akan ditentukan juara 1,2 dan 3 melalui babak final. Nantinya yang juara 1 akan dibawa tingkat nasional mewakili DIY ," tuturnya kepada Tribunjogja.com

Ditambahkannya, untuk tingkat nasional nanti diikuti 29 propinsi yang akan diselenggarakan di Museum Nasional Indonesia pada 3-7 September mendatang.

Wismarini menyampaikan, nantinya sebelum bertanding di tingkat nasional, pemenang yang menjadi wakil DIY akan menjalani karantina.

"Pemenang akan kita karantina untuk mempersiapkan ke tingkat nasional selama 6 hari. Nanti yang melatih itu SDM yang kompeten, kami ambil akademisi, arkeolog dan sejarawan," jelas dia.

Tentunya pihaknya berharap, nantinya perwakilan DIY ini dapat memeperebutkan kejuaraan di tingkat nasional. (tribunjogja)

Penulis: Noristera Pawestri
Editor: has
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved