Kriminal
Seorang Pengedar dan Pemakai Sabu Diciduk Satresnarkoba Polres Sleman
Dari penangkapan tersebut, petugas turut menyita belasan gram sabu yang terdiri dari beberapa paket sabu siap edar.
Penulis: rid | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Seorang pemuda sekaligus pengedar dan pemakai narkotika jenis sabu diciduk Satresnarkoba Polres Sleman beberapa hari lalu.
Dari penangkapan tersebut, petugas turut menyita belasan gram sabu yang terdiri dari beberapa paket sabu siap edar.
Kasat Resnarkoba Polres Sleman, AKP Tony Priyanto mengatakan, bahwa penangkapan terhadap Yoyok Prasetyo Sara (25), warga Demangan, Bangunharjo, Sewon, Bantul bermula dari pengembangan pihaknya terkait penangkapan jaringan pengedar sabu beberapa waktu lalu.
Setelah diselidiki, akhirnya pihaknya berhasil menangkap tersangka berikut barang bukti sabu yang hendak diedarkannya.
"Setelah kami geledah, didapati 7 paket kecil sabu dengan berat total 12 gram. Dia (tersangka) ini sudah lama kami pantau dan dia ini termasuk jaringan pengedar yang beroperasi di Jogja," katanya, Kamis (5/7/2018).
Baca: Jadi Strategi Pemasaran, Pengedar Narkoba Edarkan Ekstasi Berbentuk Wajah Donald Trump
Lanjutnya, dari keterangan yang diperoleh pihaknya, tersangka mendapatkan barang tersebut dan sengaja akan mengedarkannya di wilayah Yogyakarta.
Selain itu, didapati pula keterangan bahwa tersangka sudah memakai sabu dan menjadi pengedar sejak lama.
"Ini ada keterkaitan dengan jaringan di Solo, untuk tersangka sendiri selain pengedar juga seorang pemakai sejak dua tahun lalu," ujarnya.
Ditambahkannya, pihaknya saat ini masih terus mengembangkan kasus tersebut guna menangkap sang bandar besar.
Selain itu, atas perbuatannya, tersangka dijerat pasal 114 dan 112 KUHP tentang narkotika.
Mengenai hukuman, tersangka terancam hukuman minimal 5 tahun penjara dan maksimal seumur hidup.
Baca: Kepergok Simpan Sabu di Celana, DP dicokok Polisi
Sementara itu, Yoyok mengakui bahwa dirinya telah berkali-kali membeli sabu, di mana sabu tersebut selanjutnya diedarkan kembali di Yogyakarta.
Selain menjual sabu tersebut, Yoyok juga mengakui telah menggunakan sabu sejak lama.
"Belinya (Sabu) di Kartosuro, terus dijual dan ada yang dipakai juga. Kalau makai kebanyakannya pas sendiri, ya alasan pakai karena efeknya enak," katanya.
Ditambahkannya, mengenai hasil penjualan sabu dipergunakannya untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari.
Sedangkan sebagian lagi dipergunakan untuk membeli lagi sabu di Kartosuro dan dijualnya kembali di Yogyakarta.(TRIBUNJOGJA.COM)