Putri Ayako Akan Menikah dengan Rakyat Biasa, Tinggalkan Tahta Demi Cinta

Putri Ayako mengumumkan pertunangannya dengan orang biasa, yang bekerja di perusahaan pelayaran

Putri Ayako Akan Menikah dengan Rakyat Biasa, Tinggalkan Tahta Demi Cinta
www.brit.co
Putri Ayako (kanan) bersama Kei Moriya, sang calon suami. 

TRIBUNJOGJA.COM - Dalam kurun waktu kurang dari lima tahun, sudah tiga putri kerajaan Jepang yang meninggalkan tahta demi cinta.

Putri Ayako mengumumkan pertunangannya dengan orang biasa, yang bekerja di perusahaan pelayaran, Kei Moriya, pada Senin (2/7/2018).

Sebelum Putri Ayako, tahun 2014, Putri Noriko lebih dulu meninggalkan tahta dan menjadi rakyat biasa demi menikah dengan pria yang dicintainya.

Kemudian, Putri Mako juga menyerahkan gelar kerajaan untuk menikah di tahun 2020 dengan seorang pria noon-bangsawan.

Dilansir Tribunjogja.com dari laman Brit Co, Kamis (5/7/2018), peraturan di kerajaan Jepang tak seperti kerajaan Inggris.

Pangeran William dan Harry bisa menikah dengan wanita yang bukan bangsawan, tanpa melepaskan gelar dan meninggalkan kerajaan, dan tak perlu tinggal sebagai rakyat biasa.

Baca: Dua Putri Kerajaan Jepang Harus Tinggalkan Gelarnya Karena Menikahi Rakyat Biasa

Putri Ayako
Putri Ayako (Splash News)

Baca: Ssst, Ternyata Kate Middleton Kerap Langgar Aturan Kerajaan Inggris Soal Busana

Baca: Ratu Elizabeth II Berikan Hadiah Spesial Untuk Pangeran Harry dan Meghan Markle

Di kerajaan Jepang, jika anggota kerajaan menikah dengan non-bangsawan, maka dia harus melepaskan atribut kerajaan dan keluar dari istana.

Ayako dan Kei Moriya akan merayakan pertunangan mereka secara resmi pada Agustus nanti dan menikah Oktober 2018. (Tribun Jogja/ Fatimah Artayu Fitrazana)

Penulis: Fatimah Artayu Fitrazana
Editor: iwe
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved