Kota Yogyakarta

Warga Diminta Aktif Melapor Bila Ada Pelanggaran atau Kecurangan

Selain partisipasi untuk memberikan suaranya, warga juga diminta untuk ikut mengawasi dan melaporkan kecurangan atau pelanggaran di lapangan.

Warga Diminta Aktif Melapor Bila Ada Pelanggaran atau Kecurangan
TRIBUNJOGJA.COM / Kurniatul Hidayah
Ketua Panwaslu Kota Yogyakarta Iwan Ferdian saat menyampaikan penjelasan mengenai pendidikan politik di Balaikota Yogyakarta, Selasa (3/7/2018). 

Laporan Reporter Tribun Jogja Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Masyarakat Kota Yogyakarta diminta untuk berpartisipasi aktif untuk Pemilu 2019 mendatang.

Selain partisipasi untuk memberikan suaranya, warga juga diminta untuk ikut mengawasi dan melaporkan kecurangan atau pelanggaran di lapangan.

Ketua Panwaslu Kota Yogyakarta, Iwan Ferdian mengatakan bahwa untuk pengawasan di lapangan, pihaknya terbatas personil.

"Panwaslu di kota hanya ada 3 orang, di kecamatan ada 3 orang, dan di kelurahan hanya 1 orang," ujarnya saat diskusi Pendidikan Politik Masyarakat Kota Yogyakarta, di Kompleks Balaikota, Selasa (3/7/2018).

Baca: Pilkada Magelang, Panwaslu Pergoki Puluhan Warga Titip Nyoblos

Iwan menuturkan, pelanggaran di lapangan tidak hanya dilakukan oleh calon anggota legislatif (caleg), namun juga masyarakat.

Pelanggaran tersebut dapat berupa money politik yang diberikan dari pihak caleg ke warga.

"Terkait politik uang ini kami kesulitan soal saksi dan bukti. Kemudian budaya sungkan dan tidak enak untuk melaporkan juga masih besar di masyarakat kita," ujarnya.

Iwan menyebutkan sejumlah temuan di lapangan pada saat proses pemutakhiran data pemilih.

Kerawanan, lanjutnya, dapat terjadi pada saat pemutakhiran data pemilih hingga pada saat rekapitulasi suara mendatang.

Halaman
123
Penulis: kur
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved