Sleman

Asosiasi Jeep Akan Beri Pelatihan Khusus untuk Driver Jeep Wisata

Asosiasi Jeep Timur bersama Dinas Pariwisata Sleman akan melakukan pelatihan khusus untuk para driver Jeep.

Asosiasi Jeep Akan Beri Pelatihan Khusus untuk Driver Jeep Wisata
Tribun Jogja/ Alexander Ermando
Salah satu Jeep wisata Lava Tour Merapi di Kalikuning 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Ketua Asosiasi Jeep Timur, Sugeng Bambang berharap masalah teknis kendaraan perlu diperhatikan oleh semua pihak, termasuk pengelola Jeep.

"Perlu dibuat semacam pengecekan kendaraan secara berkala, terutama sebelum digunakan," kata Sugeng saat dihubungi via telepon, Senin sore (02/07/2018).

Sementara itu, Sugeng menyebutkan bahwa pihaknya bersama Dinas Pariwisata Sleman akan melakukan pelatihan khusus untuk para driver Jeep.

Pelatihan yang melibatkan Indonesia Off-road Federation (IOF) ini diharapkan semakin meningkatkan kompetensi pengendara Jeep.

"Ini juga untuk meminimalisir kejadian seperti beberapa waktu silam," ujar Sugeng.

Kepala Dinas Pariwisata Sleman, Sudarningsih menambahkan, selain masalah rute, kecepatan kendaraan juga akan dibatasi.

"Kecepatan kendaraan akan kita batasi menjadi 30 km/jam," jelas Sudarningsih via telepon.

Meskipun demikian, hal tersebut belum menjadi keputusan yang pasti lantaran masih menunggu proses pembuatan Surat Keputusan (SK) Bupati.

Materi SK dibuat berdasarkan hasil survey jalur Jeep yang dilakukan pada Senin siang tadi.

"Akan kita pelajari dan koordinasikan," kata Sudarningsih.(*)

Foto: Salah satu Jeep Lava Tour Merapi di Kalikuning, Sleman

Penulis: Alexander Aprita
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved