Liga 1
PS Tira Segera Dapatkan Pelatih Anyar
Hal itu terjadi setelah manajemen klub asal Bantul tersebut memutuskan mengistirahatkan Rudy Eka Priyambada
Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM - Manajemen PS Tira telah mengantongi satu nama pelatih yang akan menakhodai tim berjuluk Young Warriors dilanjutan kompetisi Liga 1 2018.
Hal itu terjadi setelah manajemen klub asal Bantul tersebut memutuskan mengistirahatkan Rudy Eka Priyambada.
Rentetan hasil minor yang didapatkan PS TIRA sepanjang musim diperkirakan menjadi faktor yang membuat Rudy dicopot dari jabatannya dan untuk sementara tongkat estafet pelatih kepala diserahkan pada Asisten Pelatih, Miftahudin Mukson.
Sayangnya, peran ganda yang dilakoni Miftahudin sebagai asisten Pelatih Kepala Timnas U-19, Indra Sjafri yang tengah bersaing di Piala AFF U-18, 1-14 Juli 2018, membuatnya tak bisa mendampingi Manahati Lestusen setidaknya dalam beberapa laga di kompetisi Liga 1 2018. Belum lagi kursus lisensi A AFC yang kini tengah Miftahudin Mukson jalani.
"Coach Miftahudin saat ini waktunya banyak tersita untuk mendampingi Timnas U-19 di AFF U-18, selain itu beliau juga akan melanjutkan kursus lisensi A. Jadi untuk pelatih yang baru bisa sampaikan saat ini sudah 75 persen lah," kata Sekretaris Umum PS Tira, Yandri.
Satu nama yang kini mengerucut diakui Yandri tinggal menunggu proses tanda tangan kontrak.
Ia pun mengisyaratkan bahwa sosok pelatih yang dipilih untuk menangani Manahati Lestusen dkk adalah pelatih lokal yang sesuai dengan kriteria yang diharapkan.
"Kita utamakan pelatih lokal. Dari manajemen ada beberapa nama, tapi saat ini mengerucut ke satu nama. Artinya semoga dalam minggu ini masalah administrasi segera selesai dan pekan ini bisa kita umumkan," kata Yandri.
"Kalau nama belum lah, takutnya nanti kita sebutkan namanya sementara ini belum tandantangan kontrak. Nantinya kalau ada kontrak resmi, walaupun belum ada pengesahan dari PT. LIB akan kami umumkan," imbuhnya.
Mengenai kriteria bagi sang pelatih anyar, menurutnya pelatih tersebut diharapkan bisa meracik materi pemain yang saat ini ada setidaknya mampu bersaing dan berbicara lebih dikompetisi musim ini.
"Kriteria pelatih kita harapkan bisa membawa pemain yang kita punya lebih hidup dan bia bersaingi dengan tim lain, artinya pelatih yang kita contrak diharapkan bisa membawa PS Tira kembali berbicara," tandas Yandri.
Praktis belum adanya sosok pelatih hingga saat ini membuaat PS Tira terancam tanpa dipimpin sosok pelatih kala melawan ke kadang Sriwijaya FC pada lanjutan Liga 1 2018 pekan ke-14 di Stadion Gelora Sriwijaya, Jumat (6/7/2018) mendatang.
Alhasil, pelatih fisik Gaselly Junpanam dan pelatih kiper Budi Setiawan akan memimpin tim yang rencananya akan bertolak dari Yogyakarta ke Palembang, Rabu (4/7/2018).
"Kalau saat ini mau tidak mau pelatih fisik dan pelatih kiper yang akan mendampingi dulu, karena Coach Miftahudin juga masih melanjutkan kursus lisensi dan ke Palembang kemungkinan belum bisa mendampingi," lanjut Yandri.
Meski demikian, Yandri berharap setidaknya kepastian bergabungnya pelatih dapat segera diumumkan dalam waktu dekat.
"Ini kan juga masih ada waktu, kalau hari Senin (2/7) atau Selasa (3/7) bisa deal ya akan kita terbangkan pelatih baru kesana, walaupun belum bisa mendampingi secara resmi. Tapi diharapkan pelatih baru juga bisa segera disahkan oleh PT LIB," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/kejar-mengejar-gol-ps-tira-unggul-3-2-dari-psms-medan-di-babak-pertama_20180511_163808.jpg)