Duo Paulus Neo dan Sasha

Drummer dan Pianis Muda Yogya Rilis Album Perdana

Mendokumentasikan perjalanan bermusik jadi latar belakang duo Paulus Neo Prasetyo dan Natasha Christalia rilis album perdana.

Drummer dan Pianis Muda Yogya Rilis Album Perdana
Istimewa
Sasha saat mengisi part drum album duo bersama Neo 

Laporan Reporter Tribun Jogja Yudha Kristiawan

TRIBUNJOGJA.COM - Mendokumentasikan perjalanan bermusik adalah latar belakang duo Paulus Neo Prasetyo dan Natasha Christalia membuat album yang berisi karya mereka berdua untuk pertama kalinya.

Sasha dan Neo, begitu dua musisi muda ini akrab disapa.

Setelah belasan tahun serius berkecimpung di dunia musik, keduanya sepakat berkolaborasi untuk membuat album yang berisi karya sendiri.

Mulai dari lirik dan aransemen lagu digarap berdua.

Sasha menjelaskan, dalam album yang rencananya bakal dirilis pada tanggal 9 Juli di Bentara Budaya Yogyakarta ini berisi 8 lagu.

Dalam penggarapan album ini melibatkan sejumlah musisi muda Yogyakarta, antara lain Dani pemain Bass pegiat Jazz Mben Senen dan Riri vokalis The Everyday Band.

Lagu lagu yang tercipta oleh duo ini terbilang cukup cepat.

Baik Sasha dan Neo hanya butuh waktu kurang lebih selama dua bulan untuk mengumpulkan materi.

Keduanya yang saat pengumpulan materi album tinggal beda kota, intens berkomunikasi.

"Komunikasi pakai wa aja. Kalau ada lirik aku minta masukan, sebaliknya kalau Neo ada usulan aransemen juga minta masukan dari aku. Selanjutnya setelah materi terkumpul dan kami sepakati, kami adakan workshop intens kurang lebih selama 2 hari dengan para musisi lain yang kami libatkan. Sedangkan untuk recording selama 4 hari," terang Sasha saat berkunjung ke Kantor Tribun Jogja, Jumat (29/6/28).

Sasha dan Neo yang aktif di komunitas Jazz Mben Senen ini sengaja melibatkan musisi dan bahkan saudara yang notabene bukan musisi namun berbakat di musik untuk mengisi part part mulai dari vokal hingga melodi lagu.

Bagi Sasha keterlibatan orang lain di album ini adalah satu keasikan tersendiri karena mereka berharap orang lain bisa merasa memiliki lagu yang mereka buat.

Para musisi yang terlibat dalam penggarapan album ini pun dibebaskan untuk berekspresi sesuai ekspektasi masing masing.

Di antara 8 lagu dalam album ini ada unsur unsur blues , jazz hingga balad yang dimainkan sebagai aransemen. (tribunjogja)

Penulis: yud
Editor: has
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved