Sleman

Truk Pasir Masih Membandel, Jalan Umum Desa Wukirsari Banyak yang Rusak

Jalan umum pedesaan di Sleman banyak yang rusak lantaran dilewati oleh truk pengangkut pasir Merapi.

Laporan Reporter Tribun Jogja, Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun menyatakan jalan umum pedesaan di Sleman banyak yang rusak lantaran dilewati oleh truk pengangkut pasir Merapi.

"Jalur khusus sudah ada, tapi masih ada (supir truk) yang tetap bandel," kata Sri Muslimatun saat ditemui di Balai Desa Wukirsari, Cangkringan, Sleman pada Rabu (27/6/2018).

Ia pun berencana akan mengajak operator tambang pasir duduk bersama membicarakan jalur khusus tersebut.

Sri juga menyebut akan membantu perbaikan jalan yang rusak di beberapa desa yang menjadi daerah lintasan truk pasir tersebut.

"Sebenarnya perbaikan infrastruktur di desa itu tugas dari pemerintah setempat. Tapi jika itu untuk kepentingan umum, pemerintah kabupaten akan membantu," ujar Sri Muslimatun.

Lurah Wukirsari, Fuad Jauhari Ludfi mengaku bahwa dana desa tidak mencukupi untuk memperbaiki seluruh jalan yang rusak di wilayahnya.

"Luas wilayah kita 1600 ha dengan total panjang jalan kira-kira 30 km lebih. Kita berharap pemerintah provinsi dan kabupaten bersedia membantu," ungkap Fuad.

Fuad pun berharap ada ketegasan yang lebih kuat mengenai jalur khusus untuk truk penambang pasir.

Sebab seluruh kegiatan berlangsung di jalur yang sama, termasuk sebagai jalur ekonomi, pendidikan, dan wisata di wilayah Wukirsari.

"Kita berharap ada penambahan serta pemisahan fungsi jalan yang lebih jelas," tutur Fuad.(*)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved