Retribusi Pariwisata

Ratu Hemas Ingin Pembagian Retribusi Pariwisata Lebih Banyak Diberikan untuk Desa

Ratu Hemas Ingin Pembagian Retribusi Pariwisata Lebih Banyak Diberikan untuk Desa

Ratu Hemas Ingin Pembagian Retribusi Pariwisata Lebih Banyak Diberikan untuk Desa
Tribun Jogja/ Siti Umaiyah
Gusti Kanjeng Ratu Hemas saat melakukan syawalan dan penyerapan aspirasi di Balai Desa Wukirsari, Cangkringan, Sleman pada Rabu (27/6/2018) 

Laporan Calon Reporter Tribun Jogja, Siti Umaiyah

TRIBUNJOGJA.COM - Pembagian pendapatan retribusi pariwisata yang ada di desa, harus bisa diserap dan dimaksimalkan untuk kesejahteraan desa.

Jangan sampai pembagian pendapatan retribusi lebih banyak diberikan kepada kabupaten daripada desa.

Hal tersebut diungkapkan oleh Gusti Kanjeng Ratu Hemas, selaku Anggota DPD RI saat syawalan dan penyampaian aspirasi di Balai Desa Wukirsari, Cangkringan, Sleman pada Rabu (27/6/2018)

Hemas melihat di beberapa daerah, masih ditemui penyaluran pendapatan retribusi yang jauh lebih banyak diberikan ke kabupaten daripada ke desa itu sendiri.

"Harusnya pendapat wisata di desa dikembalikan ke desa. Penyaluran pendapatan dari retribusi ke desa harusnya lebih banyak dari pada ke kabupaten. Harus kembali ke masyarakat," katanya.

Baca: Warga Wukirsari Keluhkan Jalan Rusak

Di beberapa daerah, dia mendapati ketika pariwisata sudah mulai berjalan, retribusi masuk ke kabupaten.

Padahal saat pariwisata pertama kali dirintis, pihak desa lah yang pertama kali membiayai.

"Ada beberapa hal yang saya lihat. Waktu itu di Gunungkidul. Yang membuat gapura ke desa wisata untuk menyambut tamu awalnya dari desa. Namun, tahu-tahu gapura di ganti dari kabupaten dan retribusi masuk ke kabupaten," ungkapnya.

Ratu Hemas mengatakan, pembagian hasil dari retribusi oleh kabupaten harusnya sama seperti pengambilan retribusi yang diberikan ke pemerintah pusat.

Hal tersebut berkaitan dengan masih perlunya dana yang harus disalurkan ke desa yang erat kaitannya dengan pengembangan ekonomi masyarakat desa.

"Harusnya sama dengan pemerintah pusat ngambilnya 30% harus kembali ke desa. Kalau itu tidak sesuai dengan apa yang dibutuhkan, desa tidak akan maju. Harus dikembalikan ke desa. Misalnya 60:40 perbandingannya, tapi retribusi betul-betul dikembalikan ke desa," katanya. (tribunjogja)

Penulis: Siti Umaiyah
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved