Seleb

Rilis Single THR, PARALAKON Terinspirasi dari Berbagai Unsur Alam

PARALAKON, resmi merilis single terbaru mereka yang bertajuk Tentang Hati Resah (THR), Sabtu (23/6/2018)

Rilis Single THR, PARALAKON Terinspirasi dari Berbagai Unsur Alam
IST
Para anggota Paralakon saat acara rilis singel terbaru mereka yang bertajuk Tentang Hati Resah (THR), Sabtu (23/6/2018) di Melting Pot Eatery & Coffee. 

Laporan Calon Reporter Tribun Jogja Yosef Leon Pinsker

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kolaborasi Musik dan Audio-Visual yang tergabung dalam wadah PARALAKON, resmi merilis single terbaru mereka yang bertajuk Tentang Hati Resah (THR), Sabtu (23/6/2018) bertempat di Melting Pot Eatery & Coffee.

Kelompok yang beranggotakan Duen Getso (Danang), CatatanSiBoi (Ardi), Jati Biru (Endroyono) dan Satatagama (Bagus) ini mengaku terinspirasi dari berbagai sifat unsur alam.

Duen menjelaskan, bahwa secara eksplisit dengan jelas tergambar dalam lirik maupun visual video klip nya, THR memang tercipta dari hasil interaksi berbagai unsur alam seperti panasnya api, sejuknya air, kerasnya kayu, tajamnya logam, sampai unsur tanah yang solid maupun angin yang bisa berubah arah.

“Jadi lagu THR ini memang ungkapan suasana hati yang tidak karuan, bergejolak dan penuh keresahan” paparnya, Minggu (24/6/2018).

Baca: Single Anyar Jangan Marion Jola Langsung Cetarrr Nangkring di Trending Topic Youtube

Proses terciptanya THR berawal dari celetukan saat diskusi di group whatapps sebelum memasuki masa Lebaran, dimana idiom THR sangat populer yang terkadang diplesetkan dengan berbagai macam singkatan, yang akhirnya CatatanSiBoi menginisiasi satu singkatan Tentang Hati Resah yang menurutnya bagus apabila menjadi judul sebuah lagu.

Proses penulisan lirik dan konstruksi lagu sendiri diselesaikan oleh Duen sementara CatatanSiBoi yang membuat aransemen lagu. Setelah melewati proses revisi dua kali, akhirnya lagu THR selesai, proses audio mixing dilakukan oleh Jati Biru.

"Kemudian kami berempat berdiskusi terkait video klip visualisasi lagu, nah pada bagian inilah Satatagama berperan, ide interaksi berbagai sifat unsur alam tetap menjadi content dalam konsep videonya, dan beruntung Jogja menawarkan banyak spot menarik untuk pengambilan gambar yang mewakili sifat unsur alam dari mulai Gua, Gunung, Hutan hingga Pantai," jelas Duen.

"Pengambilan gambarnya juga relatif efektif, hanya dalam waktu satu hari stock shoot sudah cukup lengkap mewakili content lagunya” tambah Satatagama.

Baca: Havinhell Keluarkan Single Bangkit!

Saat dikonfirmasi mengenai arti dari dipilihnya nama PARALAKON, Duen menjelaskan, bahwa mereka percaya semua yang ada di Bumi sudah direncanakan oleh Yang Maha Kuasa, dan manusia ini tinggal melakoninya, kita adalah pelaku yang memainkan sebuah peran (lakon).

"Karena kami berempat, kami tambahkan kata para di depannya yang berarti jamak. Selain itu, kami juga memiliki berbagai latar belakang yang berbeda, Saya adalah penikmat musik yang merupakan professional di sebuah perusahaan multinasional, Tumenggung Gama mengelola studio visual, Jati Biru seorang sound engineer sekaligus pengiat acara musik, dan hanya CatatanSiBoi yang memang seorang musisi," paparnya.

Ke depan mereka akan mengusung tema-tema alam dan manusia dalam setiap karyanya. PARALAKON juga telah menargetkan akan ada single baru lain yang akan rilis dalam beberapa bulan ke depan. Bila Anda penasaran dan ingin menikmati hasil kobalorasi music, audio, dan visual para personil  PARALAKON, Anda bisa mengakses nya di link ini.  (Tribunjogja.com)

Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved