Gadai dan Cicil Emas Kian Diminati Masyarakat

PascaLebaran, transaksi nasabah gadai dan cicil emas belum mengalami kenaikan signifikan.

Gadai dan Cicil Emas Kian Diminati Masyarakat
Tribun Jogja/ Yudha Kristiawan
Bank Syariah Mandiri (BSM) Area Yogyakarta 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Yudha Kristiawan

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - PascaLebaran, transaksi nasabah gadai dan cicil emas belum mengalami kenaikan signifikan.

Padahal sebelumnya, menjelang lebaran, nasabah gadai emas rata rata menebus emas perhiasan yang mereka gadai, salah satu alasannya untuk dipakai saat momen lebaran.

Di Bank Syariah Mandiri (BSM) Area Yogyakarta yang menyediakan layanan ini juga mengalami hal yang sama. 

Area Pawning Manager, Bank Syariah Mandiri (BSM)  area Yogyakarta, Sri Ratna Ratriani,menjelaskan, memasuki aktif kerja hari ketiga, transaksi belum ramai karena masih masuk masa liburan sekolah.

Ratna menjelaskan, ada kenaikan sekitar 5,7 persen bila dibandingkan dengan tahun kemarin.

Di tahun ini, hingga bulan Mei tercatat omzet layanan gadai dan cicil emas mencapai Rp62,77 Miliar, sedangkan tahun lalu di rentang waktu yang sama omzet mencapai Rp59,37 Miliar.

"Omzet layanan gadai dan cicil emas dari tahun ke tahun meningkat. Ini indikasi bahwa minat masyarakat terhadap layanan gadai dan cicil emas yang disediakan perbankan makin meningkat," kata Ratna, Sabtu (23/6/2018).

Lanjut Ratna, BSM Yogyakarta tahun ini memiliki target omset gadai dan cicil emas sebesar Rp 149,36 Miliar.

Nasabah gadai dan cicil emas di BSM Yogyakarta masih didominasi oleh mereka  yang berwiraswasta. (*)

Penulis: yud
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved