Bantul

Peringatan 73 Tahun Pancasila, Samawi Institute Gelar 'Resepsi Wong Cilik' di Lapangan Srimartani

Peringatan 73 tahun Pancasila, Samawi Institut mengelar perhelatan "Resepsi Wong Cilik" di lapangan Sudarsono

Peringatan 73 Tahun Pancasila, Samawi Institute Gelar 'Resepsi Wong Cilik' di Lapangan Srimartani
IST
Drs HM Idham Samawi memberikan penghargaan Samawi Institute Award kepada para tokoh masyarakat penggerak pengembangan nilai kebangsaan, Jumat (22/6/2018) malam. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ahmad Syarifudin

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Peringatan 73 tahun Pancasila, Samawi Institut mengelar perhelatan "Resepsi Wong Cilik" di lapangan Sudarsono, Petir, Desa Srimartani, Piyungan, Bantul, Jumat (22/6/2018) malam.

Perhelatan ini dibuka dengan penampilan artis hiburan dan tari-tarian daerah.

Sebelumnya juga dikumandangkan lagu Indonesia raya dan pembacaan teks Pancasila.

Ketua panitia, Noor Janis Langga Barana, mengatakan, kegiatan Resepsi Wong Cilik digelar pada bulan Juni yang merupakan momentum bertepatan dengan bulan Pancasila, dimana ada hari kesaktian Pancasila dan peringatan naskah Pancasila mulai disusun.

Baca: UGM Akan Perbarui Kurikulum Penguatan Pancasila

"Kegiatan ini digelar juga sebagai wujud keprihatinan akan ancaman ideologi bangsa yang selalu menggerus kehidupan bangsa dengan maraknya kemunculan radikalisme agama," terangnya, Jumat (22/6/2018) malam.

"Selain itu, kegiatan ini sekaligus juga bersamaan dengan peringatan hari ulang tahun anggota DPR RI, Drs HM Idham Samawi ke-68 yang merupakan salah satu tokoh penjaga ideologi yang selama ini getol menyuarakan Pancasila," imbuh dia.

Tidak ketinggalan, dalam perhelatan ini diberikan pula penghargaan Samawi Institut Award kepada masyarakat atau kelompok yang dianggap memberi kontribusi dalam mengembangkan nilai kebangsaan dan solidaritas.

Adapun penghargaan Samawi Institute Award diberikan kepada beberapa tokoh, diantaranya, Ana (Jumanah) Imogiri.

Ia merupakan relawan sosial penyandang disabilitas.

Ada juga Mbah Kalam sebagai pelestari tradisi Penanggalan Jawa, Bambang Suwerda pendiri bank sampah "Gemah Ripah", Yanto Sumantri alias Antok pendiri grup Info Cegatan Jogja (ICJ) dan NDX AKA grup musik hip-hop Jawa dangdut yang lagu ciptaannya hits di seluruh penjuru tanah air.

Baca: Rektor Sebut Dua Dosen UGM Penolak Pancasila Masih Diproses Oleh DKU

Dalam acara yang dihadiri ribuan masyarakat ini juga diberikan secara simbolis kepada beberapa perwakilan penerima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementrian PUPR RI.

"Pak Idham melalui Komisinya di DPR RI berhasil mendapatkan kuota 3.100 paket untuk pembangunan Rumah Tak Layak Huni di empat kabupaten se-DIY. Masing-masing penerima bantuan mendapatkan Rp 15 juta yang langsung ditransfer ke rekening masing-masing. Sementara pada 27 Juni direncanakan launching BSPS tersebut," tutur Janis.

Acara berlangsung meriah, dihibur oleh beberapa kesenian seperti musisi campursari Didi Kempot, NDX AKA, pagelaran wayang hip-hop oleh Ki Catur Benyek Kuncara, tari nusantara, musik religi, Dexter Band dan koesplusan serta Jathilan.

Terlihat hadir pula beberapa pelawak seperti Yu Beruk, Sugeng Iwak Bandeng dan trio GAM (Jones,Wisben dan Aldo Iwak Kebo). (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved