Breaking News:

Jawa

Terungkap, Dukun Pijat di Magelang Buka Praktik Aborsi Selama Puluhan Tahun

Jasad bayi hasil aborsi itu kemudian dimasukkan ke dalam kantong plastik, lalu dikubur di belakang rumah.

TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri
Tersangka dukun pijit Yamini, dan proses penggalian kuburan orok dibelakang rumah tersangka oleh tim forensik dokkes Polda Jawa Tengah di Dusun Wonokerto, Desa Ngargoretno, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang, Selasa (19/6) kemarin. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Jajaran Satreskrim Polres Magelang menangkap seorang dukun bayi atas nama Yamini (70), warga Dusun Wonokerto, Desa Ngargoretno, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang.

Dirinya melakukan praktik aborsi selama puluhan tahun di rumahnya sendiri.

Puluhan anak hasil aborsi ditemukan oleh petugas terkubur di belakang rumah.

Praktik aborsi ilegal ini baru terbongkar setelah berjalan puluhan tahun lamanya.

Berawal dari laporan masyarakat terdapat sejumlah perorangan yang melakukan praktik aborsi di rumah tersangka, Yamini di Dusun Wonokerto, polisi langsung melakukan penyelidikan dan menemukan indikasi tindak kejahatan tersebut.

Kapolres Magelang, AKBP Hari Purnomo, mengatakan, setelah melakukan pemeriksaan intensif, tersangka akhirnya mengakui perbuatannya.

Dari pengakuan tersangka, dirinya melakukan aborsi dengan dipijat secara tradisional.

Bayi yang ada di dalam kandungan kemudian dikeluarkan secara manual.

Jasad bayi hasil aborsi itu kemudian dimasukkan ke dalam kantong plastik, lalu dikubur di belakang rumah.

Halaman
123
Penulis: Rendika Ferri K
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved