Kota Yogyakarta

Parkir Liar Gembira Loka Jadi Fokus Dishub Kota Yogyakarta

Parkir liar dan tarif parkir tak wajar sekitar Kebun Binatang Gembira Loka menjadi fokus utama Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta.

Parkir Liar Gembira Loka Jadi Fokus Dishub Kota Yogyakarta
TRIBUNJOGJA.COM / Christi Mahatma Wardhani
Perbandingan karcis parkir liar dan resmi. Parkir motor resmi hanya 2 ribu, sementara parkir motor liar dikenakan 5 ribu 

Laporan Calon Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA- Parkir liar dan tarif parkir tak wajar sekitar Kebun Binatang Gembira Loka menjadi fokus utama Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Parkir, Imanuddin Aziz melalui sambungan telepon.

"H+ lebaran itu jadi gawe-nya Yogyakarta, termasuk parkir liar dan kenaikan tarif. Gembira Loka termasuk fokus kami, selain juga di sirip Malioboro, Jalan Pasar Kembang, dan lain-lain," kata Aziz Minggu (17/6/2018).

Aziz mengungkapkan, pihaknya sudah bertemu dengan pihak Kecamatan maupun Kelurahan sebelum libur lebaran.

Ia meminta warga untuk tidak menetapkan tarif yang tak wajar.

"Itukan pelakunya dari warga, kami sudah ketemu dari wilayah, baik kecamatan maupuan kelurahan. Janganlah begitu, ini kan juga demi kenyamanan Yogyakarta. Keramaian Gembira Loka kan juga tergantung parkirnya juga," ungkapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, Dishub akan menindak tegas pelaku parkir liar yang menerapkan tarif tak wajar.

"Saat Natal dan Tahun Baru kemarin sudah ada satu jukir yang ditipiring. Ya meskipun sanksi tidak berat, tetapi paling tidak itu bentuk tindakan tegas kami," lanjutnya. (*)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved