Jawa
Bayi Perempuan Terbungkus Tas Ditemukan di Panti Asuhan di Magelang
Bayi berusia empat hari tersebut dalam keadaan hidup terbungkus tas di depan pintu masuk panti.
Penulis: Rendika Ferri K | Editor: Ari Nugroho
Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K
TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Sesosok bayi perempuan ditemukan di depan Panti Asuhan Yatim Puteri, Dusun Kalangan, Desa Pabelan, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang, Rabu (13/6/2018) dini hari tadi.
Bayi berusia empat hari tersebut dalam keadaan hidup terbungkus tas di depan pintu masuk panti.
Kronologi kejadian penemuan bayi berawal dari salah seorang warga setempat, Merdekanto (60), sesaat setelah makan saur sekitar pukul 04.10 wib, dirinya melihat ada satu tas warna biru tergeletak di depan pintu masuk Panti Asuhan Yatim.
Dirinya pun mengetuk pintu panti asuhan untuk menanyakan keberadaan tas tersebut, dan ditemui salah seorang penghuni panti, Neneng (17).
Keduanya kemudian membawa masuk tas tersebut untuk mengetahui isi tas.
Baca: Kisah Adriana, Diculik Saat Bayi dan Bertemu Keluarga 40 Tahun Kemudian
Keduanya pun terkejut saat melihat seorang bayi mungil perempuan di dalam tas.
Bayi tersebut dibungkus selimut warna merah, kuning, hijau, biru dan kepala memakai kopiah dalam keadaan menangis.
"Waktu saya habis makan saur sekitar pukul 04.10 wib, tak sengaja lewat dan melihat ada sebuah tas warna biru tergeletak di depan pintu masuk Panti Asuhan Yatim. Saya pun memberitahukan orang panti, barangkali barang yang tertinggal. Tapi alangkah terkejutnya saat dibuka ternyata isinya bayi," kata Merdekanto.
Kedua saksi pun langsung memberitahukan penemuan bayi tersebut kepada Taryati selaku pengurus Panti Asuhan Yatim.
Pihak Panti membawa bayi tersebut ke BKIA Aisiyah Citran Paremono Mungkid.
Bayi tersebut akhirnya dibawa ke RSIA Aisiyah Muntilan.
Baca: Perhatikan Tips Berikut Bila Anda Mudik dengan Membawa Bayi
Dari pihak rumah sakit menerangkan bayi tersebut diperkirakan berumur 3 - 4 hari, dengan tali pusar masih melekat.
Kini bayi dirawat di Panti Asuhan Yatim Puteri Kalangan Bojong Mungkid, Kabupaten Magelang.
Sementara itu, Kapolsek Mungkid, AKP Supriyono, membenarkan adanya kejadian pembuangan bayi tersebut.
Pihaknya pun kini masih melakukan penyelidikan terkait kasus penelantaran bayi tersebut.
"Untuk menemukan titik terang , siapa pelaku pentelantaran bayi tersebut, atau siapa orang tuanya, kami tengah melakukan penyelidikan dan olah TKP," ujar Supriyono.(TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/kapolsek-mungkid-akp-supriyono-menggendong-bayi-yang-ditemukan_20180613_170826.jpg)