Pembacokan di Wirobrajan

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembacokan di Wirobrajan, Begini Kronologinya

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembacokan di Wirobrajan, Begini Kronologinya

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembacokan di Wirobrajan, Begini Kronologinya
Tribun Jogja/ Ahmad Syarifudin
Kapolresta Yogyakarta AKBP Armaini didampingi Wakapolresta AKBP Ardiyan Mustakim menunjukan ketiga pelaku pembacokan yang terjadi di Burjo Wirobrajan 

Adapun sejumlah barang bukti yang diamankan dari ketiga tersangka itu, di antaranya, satu senjata tajam jenis sabit panjang 50 cm. Sebilah pedang dengan panjang 80 cm.

Satu unit motor jenis scoopy warna hitam nopol AB 3372 IA, satu unit motor Kawasaki KLX warna hitam putih nopol AB 5996 CH dan satu unit Handphone merek Oppo F7 milik korban yang dirampas oleh pelaku.

Motif Pembacokan

Berdasarkan keterangan pelaku di hadapan penyidik, para tersangka mengaku sedang memiliki masalah, dendam, dengan sekelompok pemuda yang biasa nongkrong di Jalan Piere Tendean.

"Kelompok itu, kata pelaku, pernah menyerang teman mereka. Jadi motifnya ada solidaritas, temannya diserang, mereka mau membalas. Makanya tiba-tiba ada orang duduk di warung di Jalan Piere Tendean langsung didatangi," ungkap Kapolresta Yogyakarta, AKBP Armaini.

Selain motif balas dendam, Armaini menduga ada motif lain yakni merampok. Hal itu bisa dibuktikan dengan adanya tindakan perampasan handphone milik korban.

"Selain balas dendam, ada motif lain juga yaitu ingin merampok. Buktinya, mereka merampas Hp korban," tegasnya.

Saat ini ketiga pelaku pembacokan dan perampasan handphone ini sudah diamankan di Mapolresta Yogyakarta untuk menjalani proses hukum. (tribunjogja)

Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved