Pembacokan di Wirobrajan

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembacokan di Wirobrajan, Begini Kronologinya

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembacokan di Wirobrajan, Begini Kronologinya

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembacokan di Wirobrajan, Begini Kronologinya
Tribun Jogja/ Ahmad Syarifudin
Kapolresta Yogyakarta AKBP Armaini didampingi Wakapolresta AKBP Ardiyan Mustakim menunjukan ketiga pelaku pembacokan yang terjadi di Burjo Wirobrajan 

Usai dibacok di bagian lengan sebelah kiri, pelaku DMS seketika itu langsung merampas handphone dan melayangkan sabetan pedang ke arah kaki korban.

"Setelah merampas handphone dan membacok korban, para pelaku langsung kabur," terangnya.

Mendapatkan dua bacokan senjata tajam, korban mengalami luka-luka dan menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Beruntung, luka yang dialami Alif tidak fatal, ia selamat dan masih bisa beraktifitas.

Mendapati temannya menjadi korban pembacokan, Zainul Arifin, malam itu langsung melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Wirobrajan.

Petugas Polsek Wirobrajan kemudian langsung menjalin komunikasi dengan Satreksrim Polresta Yogyakarta dibantu tim dari Ditreskrimum Polda DIY untuk mengusut kasus tersebut.

Baca: Polisi Gelar Prarekonstruksi Kasus Pembacokan di Simpang Empat Mirota Gondokusuman

Petugas kepolisian langsung cepat melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), menghimpun keterangan dari korban dan sejumlah saksi-saksi.

Tim reserse langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan.

"Hasil penyelidikan petugas berhasil mengamankan 11 orang yang diduga sebagai rombongan pelaku. Ketika dilakukan pemeriksaan, petugas akhirnya menetapkan 3 orang sebagai tersangka," ungkap AKBP Armaini.

Ketiga tersangka adalah DMS, SVR dan YG. Ketiganya masih berstatus pelajar dan duduk di bangku kelas 2 sekolah menengah atas di kita Yogyakarta.

Halaman
123
Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved